berbagi tugas kuliah

Just another WordPress.com site

Contoh Pidato Tentang Globalisasi

Yang terhormat Ibu Hamsia  selaku guru pembimbing bahasa Indonesia, dan semua teman – teman yang saya cintai dan saya banggakan.
Ijinkanlah sayamenyampaikan beberapa hal penting tentang globalisasi….
Salam sejahtera

Puji Syukur saya ucapkan kepada Tuhan YME atas segala karunia-Nya, Saya juga berterima kasih kepada guru-guru yang telah menyelenggarakan acara ini. Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah mendukung acara ini.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak kita semua untuk mengingat kembali, beberapa pola hidup yang kita lakukan dari penyebab globalisasi. Apakah globalisasi sangat berpengaruh dalam kehidupan kita? Saya berharap pada kesempatan kali ini kita semua menjadi tahu, seberapa besar pengaruh globalisasi dalam hidup kita. Saya juga berharap kita semua dapat menghadapi pengaruh globalisasi.

Di abad ke 21 ini, globalisasi menjadi hal yang biasa bagi kita. Globalisasi, berarti proses yang mendunia. Tentunya, semua aspek kehidupan merasakan pengaruhnya. Misalnya, di bidang transportasi. Setiap hari kita dapat melihat seluruh jalan raya dipadati oleh berbagai jenis kendaraan bermotor. Contohnya mobil. Padahal, sebelum mobil ditemukan, biasanya orang akan berjalan kaki untuk menempuh suatu perjalanan, bahkan yang sangat panjang sekalipun. Selain di bidang transportasi, aspek kehidupan yang terkena dampak globalisasi adalah telekomunikasi. Saat ini hand phone adalah alat komunikasi yang sudah dimiliki oleh setiap orang. Selain hand phone, yang tak kalah penting adalah internet. Globalisasi seperti mengharuskan kita untuk memiliki komputer yang dilengkapi dengan jaringan internet.

Di bidang kuliner, pengaruh globalisasi juga cukup besar. Makanan khas Barat menjadi sangat populer di seluruh dunia. Contohnya Pizza Hut, KFC, CFC, Hoka Hoka Bento, dan sebagainya. Hal ini menyebabkan makanan khas dalam negri menjadi kurang diminati. Yang tak kalah penting, aspek kehidupan yang juga merasakan dampak globalisasi adalah fashion. Saat ini tren yang sangat mendunia adalah dari negara-negara barat. Jika orang Indonesia lebih memilih tren luar negri, siapakah yang akan melestarikan budaya Indonesia?

Bidang olahraga juga merasakan dampak globalisasi. Saat ini seluruh dunia sangat meminati pertandingan sepak bola, basket, bulu tangkis, dan lain sebagainya. Bukan hanya kegiatan olahraganya, alat-alat pendukung pun ikut merasakan dampak globalisasi. Contohnya sepatu. Sepatu menjadi alat pendukung yang sangat penting. Model dan bentuk sepatu pun harus disesuaikan dengan olahraganya.

Dari beberapa aspek yang saya sebutkan tadi, jelas bahwa globalisasi sangat berpengaruh pada seluruh aspek kehidupan. Setiap orang memang dapat merasakan pengaruhnya. Sebagai warga masyarakat yang baik, kita harus bisa menghadapi pengaruh globalisasi. Kita harus bisa mengambil nilai-nilai positif dan membuang nilai-nilai negatifnya. Misalnya, dengan menyeleksi budaya asing yang masuk ke dalam negri kita. Kita harus bisa memilih budaya yang baik, yang tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada di negri kita. Karena budaya dalam negri adalah ciri khas negri kita sendiri, yang harus kita jaga. Agar tidak kehilangan informasi, kita harus mengikuti perkembangan informasi dan teknologi.

Jadi ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menghadapi pengaruh globalisasi. Kita boleh merasakan pengaruhnya, namun kita harus mengambil dampak positifnya, dan membuang dampak negatifnya.

Semoga apa yang telah saya katakan tadi bermanfaat bagi kita semua yang ada disini. Saya berharap dengan adanya globalisasi ini semua orang dapat mengambil nilai positifnya. Terima kasih atas perhatian, teman-teman.sekian, assalamualikumwarahmatulahi wabarakatuh

Tinggalkan komentar »

Pidato “Menjaga Kebersihan Lingkungan”

Assalamualaikum Wr.Wb

Yth. Ibu wali kelas
Serta teman-teman sekalian yang saya cintai

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kita ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat pada hari yang cerah ini

Teman-teman yang saya banggakan,

Pertama-tama perlu kita sadari bahwa lingkungan adalah tempat menggantungkan hidup bagi kita semua, umat manusia. Maka kita harus menjaga lingkungan kita baik-baik agar bumi menghasilkan keuntungan bagi kita, bukan kerugian bahkan bencana bagi kita. Salah satu cara agar lingkungan tidak memberikan bencana bagi kita adalah menjaga kebersihan lingkungan

Dalam menjaga kebersihan lingkungan maka kita harus mengetahui terlebih dahulu apa arti kebersihan lingkungan. Arti kebersihan lingkungan yang sesungguhnya adalah suatu keadaan dimana lingkungan tersebut adalah layak untuk ditinggali manusia, dimana keadaan kesehatan manusia secara fisik dapat terjaga.. Maka kita harus menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta kehidupan yang layak dan sejahtera.

Teman-teman yang Berbahagia,

Menjaga Kebersihan Lingkungan adalah cara terbaik dalam mencegah berbagai penyakit yang mengintai pada musim hujan seperti sekarang. Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari membersihkan sekolah kita tercinta, SMPN 49 Jakarta. Apabila sekolah kita bersih maka orang lainpun tak segan untuk mencontoh kebiasaan baik kita dalam membersihkan sekolah kita ini. Dan kita sebagai penghuni sekolah ini juga terkena dampak positifnya yaitu kegiatan belajar mengajar menjadi nyaman karena lingkungan sekolah kita bersih.

Menjaga kebersihan Lingkungan sekolah dapat dilakukan dengan cara membuang sampah yang ada di lingkungan sekolah kita ke tempat sampah, melaksanakan kegiatan piket kelas setiap hari secara teratur dan PSN 30 menit setiap hari jum’at dalam rangka membersihkan lingkungan sekolah dari Sarang nyamuk Ades Aegypti yang menimbulkan penyakit demam berdarah.

Teman-teman Sekalian,

Sebagai penutup saya mengutip kata pepatah yang mengatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman maka apabila seseorang tidak peduli terhadap kebersihan maka ia sesungguhnya bukan merupakan orang yang beriman penuh. Kedepanya saya juga berharap kita sebagai umat manusia dapat lebih giat lagi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sekian pidato dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Tinggalkan komentar »

Drama ” Hikmah Dibalik Tolong Menolong “

                Di sebuah perkampungan kecil hiduplah seorang Ibu Rumah Tangga yang menyambung hidupnya  dengan berjualan keu. Dia mempunyai seorang puteri yang bersekolah di SMAN 1 PANGKAJENE.

       Suatu hari anak dari Ibu tersebut menangis kepada Ibunya dan bercerita bahwa Ibu GUrunya di sekolah menegur dia, karena belum membayar buku pelajaran.

 

Uni           :   Sambil menangis dia berkata,

                                        Bu….. Saya sudah di tegur oleh Bu Guru untuk secepatnya membayar uang buku pelajaran.

               Ibu           :    Sabar saja lah Nak. Ibi bbelum punya uang. Tapi, saya usahakan untuk mencari pinjaman dulu ke             tetangga.

                            (sambil mengelus pundak anaknya)

        Uni           :   Baiklah Bu…. Saya akan sabar menunggunya.

                            Tapi, secepatnya yaa Bu….!! 

                            Saya juga malu sama teman-teman karena cuman saya yang belum membayar buku.

 

Ibu           :    Iya Nak.

                           Nak……. Apakah tidak bisa di tunda dulu pembayarannya. Karena uang Ibu tidak mencukupi untuk membayar buku kamu. Apalagi Ibu juga ingin membeli bahan-bahan kue.

        Uni           :    Baiklah Bu.

                                  Besok saya akan bicara sama Bu gUru untuk memberikan jangka waktu untuk membayarnya.

                                  (kemudian masuk ke dalam kamarnya dan membaca bukunya).

 

       Keeskan harinya Uni pamit ke sekolah kepada Ibunya.

Uni           :    Saya pamit dulu Bu..

                Ibu           :    Iya, hati-hati Nak.

Pergilah Uni ke sekolahnya dengan hati yang penuh bingung dan bimbang. Sang Ibu juga tengah bersiap-siap untuk ke pasar membeli bahan-bahan kue.

Sesampainya di pasar, Ibu bertemu dengan seorang Kakek tua yang mengemis di pinggir jalan. Pengemis itu meminta makanan kepada Ibu tersebut.

 

Pengemis  :    Bu……….

                             Bisakah saya meminta sedikit makanan Ibu ???

                             Saya sudah beberapa hari tidak makan.

 

 “Ibu itu berfikir apakah Ibu mau memberi uangnya kepada pengemis tersebut atau tidak memberinya”.

Ibu          :   HmMmm…!!!

                     Maaf Kek,  saya juga tidak punya uang banyak. Uang saya hanya begini, itu pun saya ingin membeli bahan       kue yang menjadi patokan dalam menafkahi saya dan anak saya.

                            (Sambil memeriksa dompetnya).

Pengemis  :   Kasihanilah saya Bu..

                     Tolonglah saya Bu.. Saya hanya perlu makanan saya lapar sekali Bu.

 

       Dengan perasaan kasihan melihat si pengemis tua itu, hati kecil Ibu berkata “berikanlah secukupnya uang kamu kepada pengemis tua itu karena dia sangat membutuhkannya dari pada kamu”.

 

Ibu             :    Ini Kek uang dari saya. Semoga Kakek bisa membeli

    makanan untuk mengisi perut Kakek.

Pengemis   :   Terima kasih Bu….

                              Semoga uang yang telah Ibu berikan mendapat balasan

     dari Allah SWT.

        Ibu           :    Amin… Iya sama-sama Kek.

Ibu pun meninggalkan pengemis tua itu, dan melanjutkan perjalanannya ke warung yang sederhana.

Hanya beberapa langkah saja, Ibu menoleh ke belakang. Tiba-tiba pengemis tua itu sudah tidak ada, menghilang entah ke mana.

Sang Ibu kaget dan berfikir sejenak…. Tapi Ibu tetap melanjutkan perjalanannya.

Sesampainya di warung.

 

Ibu                   :    Bu… Beli bahan kuenya Bu.

        P. Warung                :    Iya Bu…

                                     Ini Bu bahannya.

        Ibu                   :    Semuanya berapa Bu ???

        P. Warung                :    Semuanya hanya Rp. 75.000,-.

 

 (Ibu tiba-tiba kaget karena uang di dompetnya hanya sebesar Rp. 20.000,- saja)

Ibu                   :    Waduh….

                             Uang saya tidak cukup Bu.

                             Bagaimana ini ???

(Ibu bingung dan tidak tahu mau ambil uang dari mana).

Melihat Ibu itu kesusahan, pemilik warung mengasihani dan memberikan bahan kue tersebut secara gratis.

Tapi, ketika pemilik warung memberikan bahan kue tersebut kepada Ibu. Tiba-tiba anak dari pemilik warung keluar dari rumah  dan marah-marah.

Irha                  :    Mami………..

Enak saja Ibu itu di beri secara gratis.

Emangnya  dia siapanya kita, kenal saja tidak. Lagian yaa Bu kita itu menjual bukan member secar gratis gitu.

     Pokoknya saya tidak setuju.

     (merampas bahan tersebut)

P. Warung                :    Nak.. Tidak boleh begitu.

Ibu kan  niatnya baik dan ikhlas memberikannya   kepada Ibu ini.

Apalagi Ibu ini sangat membutuhkannya. Tidak  salah kalau keluarga kita membantunya.

Irha                        :     Aduh Bu… Ibu itu terlalu baik kepada semua  orang.

                                    Kita juga Bu yang rugi kalau begini.

    Apalagi saya juga butuh uang kan Bu!!!

P. Warung         :   Tidak apa-apa Nak. Sekali-kali kita membantu orang yang lagi kesusahan.

Kamu masuk saja di rumah dan siapkan makan siang. Ibu juga sudah lapar.

 

Irha                  :    Yaaa sudah….. Terserah Ibu saja lah.

                            Emang susah bicara sama orang tua. Tidak mau mengerti!!!

Irha kemudian masuk ke rumahnya dan meninggalkan Ibunya dan Ibu Nisa di warung.

 

P.  Warung     :    Ibu…. Jangan tersinggung yaa. Ibu tidakn   usah fikirkan anak saya.

                                    Dia memang begitu Bu.

Ibu                  :  Iya, tidak apa-apa Bu. Memang benar  perkataan anak Ibu.

                                    Saya tidak bias menerima bahan ini.

P.  Warung      :    Ambil lah sja Bu. Di terima saja.

Anggaplah ini sebagai hadiah dari kami. Apalagi Ibu juga pasti lagi membutuhkannya.

        Ibu                   :    Tapi Bu…..??!!

P.  Warung      :    Terimalah Bu…..

Ibu                   :    Makasih Bu.

Semoga warung Ibu tambah ramai di kunjungi oleh warga.

 

P.  Warung      :    Amin…..

                                      Iya sama-sama Bu.

Ibu                  :   Kalau begitu saya pamit pulang dulu. Permisi…!!!

P.  Warung      :     Iya.

                                      Hati-hati Bu di jalan.

 

Setibanya di rumah, Ibu menemukan sebuah bingkisan berbentuk kotak di depan pintu rumahnya.

Ibu pun menjadi heran melihat bingkisan tersebut. Dan langsung membawanya masuk ke rumah.

 

        Ibu           :     Assalamu Alaikum Wr Wb.

Nak ini bingkisan dari siapa??? Kenapa menaruhnya di depan pintu.

        Uni           :     Ahh…… Ada bingkisan??!!!

Saya juga tidak tahu Bu kalau ada bingkisan di depan pintu. Lagian juga saya hanya diam di kamar saja. Dan saya juga tidak mendengar suara ketukan pintu.

        Ibu           :     Oh jadi begitu.

Kalau begitu Ibu simpan saja dulu bingkisan ini di lemari.

 

Setelah Ibu menaruh bingkisan tersebut di lemarinya, Ibu langsung masuk ke dapur untuk membuat kue.

Ibu           :     Nak…. Sini bantu Ibu buat kue.

        Uni           :  Tunggu sebentar Bu. Saya ganti baju dulu.

Setelah ganti baju. Uni tidak ke dapur, tapi ke kamar Ibunya dengan diam-diam untuk melihat apa isi dari bingkisan itu.

Alhasil, dia lalu membuka lemari Ibunya, lalu mengambil kotak itu dan membukanya.

Uni           :    Ihh waOoow……… Cantik sekali emas ini.

                             Perikitiew…….

                             Ckckckckck emas ini berkilau sekali!!!

Uni pun berteriak memanggil Ibunya.

 

        Ibu           :    Ibu…..Bu…   

                             Sini lihat Bu.

        Ibu           :    Apa yang kamu lakukan di situ Nak???

        Uni           :    MmmMm…….

Saya penasaran dengan isi kotak itu Bu. Jadi saya membukanya tanpa sepengetahuan dari Ibu. Maafkan saya Bu.

 

        Ibu           :    Emangnya isi kotak itu apa???

                             Kenapa kaget begitu!!!

        Uni           :    Ibu….. Lihat deh Bu.

                             Isinya itu emas yang sangat berkilau.

        Ibu           :    Subhanallah….

                             Ternyata isinya emas!!!

Alhamdulillah. Ya Allah terima kasih atas nikmat yang telah Engkau beri kepada kami.

                                           

        Uni           :    Oia emas ini mau kita apakan Bu???

        Ibu           :    (bingung)

Di simpan saja lah dulu. Nanti kita jual untuk membayar biaya sekolah kamu di SMA dan perguruan tinggi.

                             Tapi, Ibu juga ingin menjadikan modal dalam usaha kita.

 

Setelah beberapa bulan. Akhirnya Ibu memutuskan untuk mendirikan sebuah warung kecil-kecilan yang dari hari ke hari warung tersebut semakin berkembang.

Keluarga Ibu pun bahagia berkat keikhlasannya selama ini sampai akhir hayat hidupnya.

 

Terima Kasih

Tinggalkan komentar »

“Laser”

  1. A.      Proses Terbentuknya Laser

LASER singkatan dari Light Amplification by Stimulated Emmission of Radiation (penguatan cahaya dengan stimulasi emisi radiasi). Perhatikan persamaan berikut: Hf = E2 – E1 Jika elektron secara spontan meluruh, berubah dari suatu keadaan menjadi keadaan lain, elektron tersebut memancarkan foton dengan energi sebesar persamaan di atas. Proses ini disebut emisi spontan. Transisi dari suatu keadaan ke keadaan lainnya bisa dihalangi, dalam hal ini adalah fotonnya. Dengan kata lain, energi foton h dapat menghalangi transfer elektron dari keadaan 1 ke keadaan 2 menghasilkan foton lainnya dengan energi hf = E1-E 2. Ini disebut pemancaran terangsang (stimulated emmission ), yaitu proses yang menghasilkan dua foton berenergi hf. Lebih jauh, kedua foton ini akan terfase. Jadi, laser yang ideal terbentuk dari suatu kumpulan foton berfrekuensi tepat sama dan semua foton tersebut terfase.

Sifat yang terjadi akibat kesamaan frekuensi adalah monokromatisme dan sifat yang terjadi akibat kesamaan fase adalah koherensi. Jadi syarat terbentuknya laser adalah sumber cahaya yang monokromatis dan koheren. Namun kenyataannya laser tidaklah monokromatik murni ataupun koheren murni. Meskipun demikian, ketika mengarakterisasikan sistem laser yang sebenarnya, secara umum diasumsikan bahwa sinar laser pada awalnya adalah terfase, dan inkoherensi laser timbul karena sifat monokromatis yang jelek dari sumber. Jadi sebenarnya koherensi dan monokromatisme secara umum digunakan untuk mengukur parameter yang sama.

Kebanyakan laser dirancang dengan tiga elemen penting, media tambahan (gain media), sumber pemompa (pumping source), dan lubang resonansi (resonant cavity). Gain media adalah keadaan energi yang berperan dalam perangsangan pancaran, pumping source menyediakan energi untuk melengkapi keadaan-keadaan sehingga perangsangan keadaan dapat terjadi, dan resonant cavity menyediakan jalur untuk foton.Dalam praktikum kali ini kita menggunakan laser Helium Neon (HeNe). Laser HeNe ini adalah laser dengan biaya yang rendah, ukurannya kecil, usia penggunaannya panjang (sekitar 50.000 jam operasi), dan sinarnya berkualitas tinggi. Laser ini menghasilkan beberapa miliwatt daya keluaran, dan lazim digunakan dalam panjang gelombang sekitar merah (633 nm). Laser HeNe adalah peralatan bertegangan tinggi berarus rendah dalam pijaran tak normal pada discharge region. Lecutan arus hanya beberapa miliampere, dan tegangan tabung discharge berkisar antara beberapa ratus volt sampai beberapa kiloVolt. Laser HeNe berbentuk gelas dengan katoda oksida-alumunium dingin sebagai emitter elektron. Citra yang terbatas pada usia operasionalnya adalah degenerasi pada katoda disebabkan oleh erosi pada oksida pelapis atas percikan alumunium. Usia tabung adalah fungsi dari diameter tabung. Diameter luas tabung secara tipikal memiliki waktu hidup 40.000 jam operasional, tabung dengan diameter lebih kecil secara tipikal berumur 10.000 jam.

  1. B.       Manfaat Laser

Dalam kehidupan sehari-hari, laser digunakan pada berbagai bidang. Dalam penggunaannya, energi laser yang terpancar tiap satuan waktu dinyatakan dengan orde dari beberapa mW(Laser yand digunakan dalam system audio laser disk) sampai dengan beberapa MW(Laser yang digunakan untuk senjata). Besarnya energi laser yang dipilih bergantung pada penggunaannya. Pemanfaatan sinar laser misalnya pada bidang kedokteran, pelayanan (jasa), industri, astronomi, fotografi, elektronika, dan komunikasi.

Uraian selengkapnya sebagai berikut :

  • Dalam bidang kedokteran dan kesehatan, sinar laser digunakan antara lain untuk mendiagnosis penyakit, pengobatan penyakit, dan perbaikan suatu cacat serta penbedahan.
  • Dalam bidang pelayanan, sinar laser dapat membantu kasir untuk menghitung total harga barang-barang yang dibeli konsumen. Caranya barang yang diberi label kode batang disinari sinar laser. Laser yang digunakan adalah laser He-Ne.
  • Pada bidang industri, sinar laser bermanfaat untuk pengelasan, pemotongan lempeng baja, serta untuk pengeboran.
  • Pada bidang astronomi, sinar laser berdaya tinggi dapat digunakan untuk mengukur jarak Bumi Bulan dengan teliti.
  • Dala bidang fotografi, laser mampu menghasilkan bayangan tiga dimensi dari suatu benda, disebut holografi.
  • Dalam bidang elektronika, laser solid state berukuran kecil digunakan dalam system penyimpanan memori optik dalam computer.
  • Dalam bidang komunikasi, laser berfungsi untuk memperkuat cahaya sehingga dapat menyalurkan suara dan sinyal gambar melalui serat optik.

Adapun beberapa manfaat laser bagi anak-anak :

  1. Menghapus Kelainan Tanda Lahir
    Tanda lahir yang dimaksud antara lain hemangioma atau bercak merah pada kulit yang disebabkan pembesaran pembuluh darah. Hemangioma merupakan kelainan bawaan yang umumnya melebar dan tampak menimbul di permukaan kulit.
  2. Khitan/Sirkumsisi
    Saat ini sirkumisi dapat dilakukan dengan sinar laser (tepatnya laser CO2). Kelebihan- nya, proses operasi lebih cepat, perdarahan tidak ada atau sangat sedikit, penyembuhan cepat, rasa sakit setelah operasi minimal, aman, dan hasil secara estetik lebih baik. Proses khitan dengan memanfaatkan sinar laser biasanya hanya membutuhkan waktu 10-15menit.
  3.  Mata
    Sinar laser bisa digunakan untuk melakukan koreksi pada mata minus, salah satunya dengan cara operasi lasik. Namun sama dengan yang lainnya, tindakan laser untuk koreksi mata minus hanya dilakukan dalam keadaan mendesak. Bila koreksi masih dapat ditunda maka sebaiknya dilakukan saat anak sudah tumbuh remaja bahkan dewasa. Pertimbangannya, penambahan minus selama masa kanak-kanak masih akan terus berlangsung. Dengan begitu, koreksi yang terlalu dini tidak akan menyelesaikan masalah karena kemungkinan anak masih memerlukan penanganan kembali kelak.
  4.  Pembengkakan Jaringan Lunak
    Laser pun bisa digunakan untuk mengatasi pembengkakan atau meminimalkan jaringan lunak pada hidung atau telinga anak. Misalnya, pembengkakan pada hidung akibat sinusitis. Penggunaannya bisa sangat efektif karena kesembuhan setelah operasi bisa berlangsung lebih cepat.
  5. Mengeringkan Tambalan Gigi
    Agar tambalan gigi lebih kuat dan awet maka tambalan harus cepat kering. Untuk mempercepatnya, dokter biasanya akan menggunakan sinar laser. Aplikasi ini baik bila dilakukan pada anak 8-12 tahun atau ketika gigi tetap harus ditambal. Gigi tetap akan digunakan hingga si anak dewasa. Oleh karena itu, bila berlubang harus ditambal dengan baik karena tidak ada gantinya.
  6. Tumor
    Tindakan laser umumnya juga digunakan dalam pengangkatan tumor jinak, seperti untuk menghilangkan bintil-bintil pada kulit. Namun, kasus seperti ini sangat jarang terjadi pada anak. Kalaupun bintil-bintil timbul pada usia belia, tindakan penyinaran tetap akan ditunda, kecuali bila penyakit yang diderita anak sudah begitu membahayakan. Umpamanya, mengidap tumor ganas yang dapat membawa risiko kematian.
  7. Dalam Ilmu Kedokteran
    Sinar x dapat digunakan untuk melihat kondisi tulang,gigi serta organ tubuh yang lain tanpa melakukun pembedahan langsung pada tubuh pasien. Biasanya,masyarakat awam menyebutnya dengan sebutan ‘’FOTO RONTGEN’’.Selain bermanfaat,sinar x mempunyai efek/dampak yang sangat berbahaya bagi tubuh kita yaitu apabila di gunakan secara berlebihan maka akan dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya,misalnya kanker.Oleh sebab itu para dokter tidak menganjurkan terlalu sering memakai ‘’FOTO RONTGEN’’ secara berlebihan.

KELEBIHAN LASER

* Lebih Efektif
Laser dapat mengobati kelainan-kelainan yang tidak mungkin dilakukan oleh tindakan operasi, misalnya mengatasi hemangioma yang cukup lebar. Operasi dengan pisau bedah akan merusak jaringan yang cukup luas sehingga menyulitkan dokter untuk menjahitnya kembali. Dengan tindakan laser, hal itu dapat dihindari karena jaringan pembuluh darah yang dirusak hanyalah bagian-bagian yang tidak diinginkan atau tanpa menciutkan dan merusak jaringan serta pembuluh darah lain.

* Lebih Cepat Normal
Meski tindakan laser memungkinkan terjadinya kerusakan pada jaringan lain, tetapi kerusakan pascalaser atau bekas lukanya bisa diminimalkan. Sementara tindakan pembedahan umumnya akan mengakibatkan kerusakan lebih luas yang akan memperlambat proses penyembuhan.

 

KEKURANGAN LASER

* Penyinaran dengan laser biasanya tidak bisa dilakukan hanya sekali melainkan berulang kali. Padahal biaya untuk sekali penyinaran relatif mahal. Penentuan jumlah tindakan ini sifatnya sangat individual tergantung pada jenis penyakit dan tingkat keparahannya. Hal ini baru diketahui setelah dilakukan observasi.

* Efek samping penggunaan laser yang sering dilaporkan adalah munculnya rasa panas setelah dilakukan penyinaran. Hal ini disebabkan karena paparan sinar laser yang terserap ke jaringan tubuh akan diubah menjadi energi panas sehingga timbul perasaan panas. Namun, hal ini bisa diatasi dengan keakuratan penyinaran. Untuk itulah penyinaran laser harus dilakukan oleh ahli terlatih. Misalnya oleh dokter yang memang sudah mendalami penggunaan teknologi laser.

* Tindakan laser membutuhkan syarat tertentu. Misalnya, di ruang penyinaran sebaiknya tidak terdapat alkohol dan produk lain yang mengandung alkohol seperti hair spray, minyak wangi, antiseptik, atau lainnya. Untuk itu baik dokter, pasien, maupun orang tua pasien, sebaiknya bersih dari bahan-bahan tersebut. Bila sinar laser ini memantul, tak mustahil akan membakar benda atau bagian-bagian yang mengandung alkohol.

Sifat-sifat yang dimanfaatkan :
1. Penyebaran kecil (sinar sangat terarah)
2. Monokromatik
3. Kecerahan tinggi
4. Koherensi tinggi (sangat koheren)

Penggunaan laser antara lain :
1. Pelacakan
2. Laser printer
3. Interferometer
4. Holografi

Tinggalkan komentar »

Tata Penulisan Paragraf Yang Baik

Pengungkapan untuk gaya pengungkapan kalimatnya variasi semacam itu dapat dicapai dengan menggunakan bentyuk inversi, bentuk pasif persona, variasi aktif-pasif, dan variasi panjang pendek. Contoh : 1. Biaya dua miliar rupiah diperlukan untuk melunasi utang perusahan. Variasinya antara lain : – Diperlukan biaya dua miliah rupiah untuk melunasi utang perusahaan. 2. Saya akan melaporkan temuan itu kepada ketua tim. Variasinya antara lain : – Akan saya laporkan temuan itu kepada ketua tim. – Temuan itu, akan saya laporkan kepada ketua tim. Dalam bentuk pasif persona semacam itu, kata ganti orang atau kata ganti persona langsung didekatkan pada kata kerjanya, tidak disisipi dengan unsur lain. Oleh karena itu, susunan bentuk pasif persona seperti berikut tidak benar. – Temuan itu saya akan laporkan kepada ketua tim – Saya akan laporkan temuan itu kepada ketua tim. Susunan bentuk pasif persona seperti (11c) dan (11d) meskipun tidak bernar, banyak digunakan oleh pemakai bahasa. Hal itu tentu sangat patut disayangkan karena ternyat belim banyak disadari bahwa susunan kalimat seperti itu tidak benar, juga susunan kalimat seperti berikut : – Pada bab berikut akan kami uraikan data dan informasi yang diperoleh di lapangan. Seharusnya – Pada bab berikut akan akami uraikan data dan infomasi yang diperoleh di lapangan Urutan yang benar Urutan yang tidak benar Belum saya ketahui Pernah kami laporkan Ingin saya ajukan Akan saya sampaikan Ingin saya sampaikan Saya belum ketahui Kami pernah laporkan Saya ingin ajukan Saya akan sampaikan Kami ingin jelaskan – Minggu depan kami akan mengadakan rapat pimpinan tim. Dalam rapat itu, akan kami bahas berbagai kendala yang dihadapi Seharusnya Minggu depan akan diadakan rapat pimpinan tim dalam rapat itu kami akan membahas berbgai kendala yang dihadapi di lapangan. Sebagai catatan akihr pada bagian ini perlu dikemukakan bahwa dalam proses penyusunan kalimat, pemakai bahasa tidak hanya dituntut untuk mampu dikuasai kaidah tata bahasa. F. Tata penulisan paragraf yang baik Paragraf merupakan rangkaian beberapa kalimat yang mengandung satu kesatuan gagasan. Dalam penulisan bahan ajar. Paragraf dapat dikategorikan sebagai paragraf yang baik jika memenuhi lima kriteria. Kelima kriteria yang dimaksud adalah sebagai berikut : a. Adanya satu kesatuan gagasan Sebagai satu kesatuan gagasan, sebuah paragraf yang baik hendaknya hanya mengandung satu gagasan utama, yang diikuti beberapa gagasan pengembang atau penjelas. Oleh karena itu, rangkaian kalimat yang terjalin dalam sebuah paragraf yang hanya mempersoalkan satu masalah atau satu gagasan utama. Dengan demikian, jika dalam satu paragraf terdapat dua gagasan utama atau lebih. Tiap-tiap gagasan itu seharusnya diungkapkan dalam paragraf yang berbeda. Sebaliknya, jika ada dua buah paragraf hanya mengandung satu gagasan utama, kedua paragraf itu sebaiknya digabungkan menjadi satu. b. Adanya kepaduan hubungan antarkalimat Sebuah paragraf harus memperlihatkan kepaduan hubungan antar kalimat yang terjalin didalamnya untuk mendukung satu kesatuan gagasa. Kepaduan itu dapat dicapai jika jalinan kalimat-kalimatnya seringkali secra rapi dan sistematis. Misalnya dengan menggunakan beberapa sarana perangkat kalimat dalam paragraf. c. Adanya ketuntasan informasi Sebuah paragraf yang baik juga harus dapat mengungkapkan gagasan atau informasi secara tuntas. Artinya paragraf itu harus dpat menyajikan informasi secara lengkap sehingga pembaca tidak dibuat bertanya-tanya tentang kelanjutan ifnromasi yang disampaikan. d. Adanya konsistensi sudut pandang. Sudut pandang aatau cara nuenulis menempatkan diri di dalam tulisannya harus konsisten, termasuk dalam pelibatan pembaca. Kalau ia mewakili dirinya dengan menggunakan kata penulis, pemeriksa, atau peneliti, kata itu hendaknya tetap di gunakan secara konsisten sampai dengan akhir tulisannya. Sebaliknya, kalau penulis menggunakan kata-kata dengan maksud melibatkan pembaca dalam tulisannya. Kata itupun sebaiknya di gunakan secara konsisten sampai pada akhir tulisannya. Begitu pula untuk menjaga keobjektifan. Kalau penulis tidak ingin menampilkan dirinyadlm tulisan, bentuk pasif dapat digunakan secara konsisten sampai selesai. e. Adanya keruntutan penyajian. Informasi di dalam paragraf hendaknya disajikan secara runtut dalam pola urutan yang mudah di ikuti pembaca. Ada beberapa model urutan penyajian informasi dlaam paragram dan tiap model mempunyai kelebihannya masing-masing. Model yang dimaksud antara lain adalah model urutan waktu, urutan tempat, urutan umum, khusus atau khusus-umum, urutan pertanyaan dan jawaban, serta urutan sebab-akibat. G. Teknik pengembangan paragraf Dalam penulisan bahan ajar atau paragraf dapat dikembangkan dengan berbagai cara. Cara atau teknik yang digunakan dalam pengembagan paragraf itu umumnya bergantung pada keluasan pandangan atau pengalaman penulis dan juga matei yang dituils itu sendiri. Meskipun demikian, paling tidak dapat disebutkan adanya bebarapa yang tepat jika digunakan. Untuk mengembankan paragraf, cara yang dimaksud antara lain adalah 1) klasifikasi, 2) defenisi, 3) analogi, 4) pemberian contoh, dan 5) penyajian fakta. 1. Pengembangan dengan klasifikasi Pengembangan dengan klasifikasi yang dimaksud dalam hal ini adalah pengembangan paragraf dengan cara mengkalisifikasi atau mengelompokkan masalah yang dikemukakan. Dengan klasifikasi itu diharapkan pembaca dapat lebih mudah memahami informasi yang disajikan. Sebagai contoh, perhatikan paragraf berikut : 2. Pengambangan dengan defenisi Pengembangan dengan defenisi adalah suatu model pengembangan paragraf yang dilakukan dengan cara memberikan definisi atau pengertian terhadap masalah yang telah dibahas. Contohnya apat diperhatikan pada paragraf berikut : Informasi ialaha suatu pengertian tentang kenyataan, kejadian, atau gagasan yang diekspresikan dengan menggunakan lambangh, lambang yang telah diketahui dan disepakati bersama. 3. Pengembangan dengan analogi Analogi adalah suatu bentuk perbandingan dengan cara menyamakan dua hal yang berbeda sejalan dengan itu, pengembangan dengan nalogi merupakan model pengembangan paragra f yang dilakukan dengan cara membandingkan dua yal yang bebeda untuk untuk memperjelas gagasan yang akan diungkapkan. Analogi yang di manfaatkan sebagai ara pembengan paragaf. Sehubungan dengan pengembangan paragraf, cara analogi lasimnya digunakan untuk memperjelas gagasan yang belum begitu dikenal oleh masayaakat melaluik gagasan atau perbandingan dengan hal yang sudah sangat dikenal. 4. Pengembangan dengan contoh Pengembangan dengan contoh merupakan suatu teknik pengembangan paragraf yang dilakukan dengan cara memberikan beberapa contoh sebagai penjelas gagasan ang dikemukakan. Pengembangan pargraf dengan menyertakan contoh lebih dapat digunakan dalam menjelaskan masalah yang sifatnya absrak atau masalah lain yang sifatnya sangat umum. Sebagai gambaran, perhatikan contoh paragraf berikut: Pembangunan PLTN mulai bermunculan sejak dekade 196-an. Di Amerika misalnya, pembangunan PLTN dimulai sekitar tahun 1960. Kemudian jerman yang membangun fasilitasi itu tahun 1961 dan India serta Asia mulai membangun sejak 19668, sejak itu penempatan nuklir sebagai energi kia meluas. 5. Pengembangan dengan Fakta. Pengembangan dengan fakta merupakan suatu teknik pengembangan paragraf yang dilakukan dengan cara menyertakan sejumlah fakta atau bukti-bukti untuk memperkuat pendapat yang dikemukakan. Para petani di daerah itu pada umumnya sangat rajin. Setiap pagi ketika beberapa pegawai kantor sedang berangkat kerja, para petani didaerah itu sudah bermandikan keringat di sawah dan ladangnya masing-masing . merkea bekerja sejak fajar hingga matahari terbenam. Selain dengan cara-cara yang telah disebutkan diatas, paragraf dapat pula dikembangan dengan cara yang lain, misalnya dengan cara memberikan ilustrasi, analissis, sebab-akibat, alasan. Dan caxra lain sesuai dengna pengalaman penulis. Beberapa ungkatpan tersebut disebut penghubung antar paragraf karena fungsinya untuk menggerakkan hubungan atau untuk menghubungkan antara paragraf yang satu dan paragraf yang lain di dalam sebuah teks. Dalam pemakaiannya ungkapan penghubungan anar paragraf semacam itu harus selalu di ikuti tanda koma. H. Simpulan. 1. Kaidah bahasa indonesai mengatur tiga hal, yaitu penulisan huruf, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca. 2. Penulisan huruf terdiri atas dua macam, yaitu penulis huruf, penulis kata , dan penggunaan tanda baca. 3. Penulisan kata dibedakan atas kata tunggal dan gab ungan kata. 4. Tiga jenis tanda baca yang produktif, yaitu tanda titi, tanda koma, dan tanda hubung. 5. Pembentukan kata dilakukan dengan pengimbuhan, pengulangan, penggabungan imbuhan, dan pengulangan serta penggabungan kata dasar, atau pengguabungan unsur terikat dan kata dasar. 6. Kriteria pemilihan kata Bahasa Indonesia yaitu ketepatan, kecermatan, dan keserasian. 7. Kriteria kalimat efektif ada lima hal, yaitu : 1) unsur-unsurnya lengkap, 2) informasinya jelas, 3) bentuk dan maknanya sejajar, 4) pilihan katanya cermat, dan 5) polanya variatif. 8. Sebuah paragraf dinyatakan baik apabila memenuhi lima kriteria. 9. Lima cara dalam mengembangkan paragraf yaitu : 1) klasifikasi, 2) defenisi, 3) analogi, 4) pemberian contoh, dan 5) penyajian fakta.

Tinggalkan komentar »

Tips ” Saat Tepat Katakan Cinta “

Perasaan cinta dan sayang Anda kepada pasangan membutuhkan bumbu penyedap. Dan, bumbu penyedap yang paling ampuh adalah dengan mengatakan secara langsung, spontan. Tapi, itu saja belum cukup, imbangi dengan tindakan. Tahu tidak, kata cinta selalu akan mengakrabkan dan mengabadikan hubungan.

 

Namun, banyak wanita yang jarang mengungkapkan cinta, atau sayang dengan spontan. Malu adalah alasan utama. Padahal, jika malu itu dapat dikesampingkan, dan Anda pandai memilih waktu mengungkapkan perasaan Anda, pasti kebahagiaan akan Anda dapatkan.

 

Jennifer Kornreich, ahli komunikasi dan seks menuturkan beberapa resep ampuh cara mengungkapkan perasaan anda pada pasangan. Terapkan, siapa tahu, Anda merasakan dampak baiknya. Katakan sesering yang diinginkannya.

 

  • Harus diingat “Jangan memberikan orang lain sesuatu yang tak diinginkannya”.

 

  • Katakan sesering mungkin kata-kata yang diingini oleh kekasih anda dan ingat seberapa besar keinginannya mendengar kata-kata itu terucap dari mulut Anda.

 

  • Jika ia sedang sibuk bekerja ketika Anda menelepon hanya mengucapkan “Aku Sayang Kamu”, bisa jadi ia malah menganggap telepon Anda itu mengganggu. Jadi, Anda harus benar-benar tepat dan mengetahui timing yang tepat ini.

 

  • Imbangi dengan Tindakan. Jika tak lama setelah mengatakan “I Love You” Anda marah dengan hebat karena alasan tertentu, kata-kata Anda tentu jadi tak bermakna. Jadi, sebaiknya Anda juga mengimbangi kata-kata dengan perbuatan yang sesuai.

 

  • Jika Anda memiliki masalah yang ingin dibicarakan dengan dia dan kemungkinan besar memicu timbulnya konflik hebat, tahan dulu kata-kata sayang tersebut dan baru katakan saat pertengkaran Anda sudah mereda. Sesuaikan dengan kondisi Anda.

 

 

  • Kata-kata akan memiliki kesan yang dalam, jika diucapkan dengan tulus dan sungguh-sungguh. Maka, ucapkanlah kata-kata tersebut sesuai dengan karakter Anda sehari-hari. Misalnya, jika Anda suka berbicara lugas dan tak suka bahasa puitis, menyatakan kata-kata cinta dengan ungkapan yang puitis akan mengurangi kesan ketulusan Anda.
  • Selain itu, perhatikan juga kesenangannya.
  • Jangan menyalahgunakan kata cinta. Ada sementara orang yang menggunakan kata-kata ungkapan rasa cinta sebagai alat untuk “memaksa” melakukan sesuatu, misalnya “bercumbu” lebih jauh.. Ini sangat tidak disarankan karena mengurangi makna sesungguhnya dari kata-kata yang Anda ungkapkan.

 

Nah, sekarang Anda tinggal mempraktekkannya.

Tinggalkan komentar »

10 Tips Cinta Agar Awet

1. Jujur

Bila ada yang tidak kita sukai dari doi, lebih baik jujur. Klo perlu obrolin saat kita dan dia sedang berdua-an saja. Ngga pa pa koq, agak sakit sedikit tapi enak belakangan hari. Seperti kita gk suka melihat klo doi terlalu baik, mau mengantarkan smua teman cewe-nya. Ya boleh dech, kita trus terang aja, daripada saling sindir ato berantem.

 

2. Be Yourself

Jadi diri sendiri, paling baik. Gk perlu mengubah diri kita menjadi orang laen. Misalnya, kita biasa mengenakan baju casual, jangan lantas berubah pake tank top, rok mini hanya karena doi.

 

3. Tulus

Bila kamu mencintai dia, ya tulus aja.

Jangan berharap dia akan membalas dengan jumlah sama.

Bila sudah menolong dia, misalnya, jangan diungkit2 ato jadi perhitungan.

 

4. Terbuka

Ngga perlu boong soal teman2 kamu.

Terbuka aja, slama ini kita deket dengan siapa dan biasa menghabiskan waktu dimana. Selain doi jadi gak was2, kamu juga enak, gak perlu sembunyi2

 

5. Kata “Maaf”

Maaf memang ada batasnya.

Namun gak ada salahnya juga kamu slalu siapkan kata maaf.

Namanya juga manusia, pasti ada salah dan gak sempurna.

Kita sendirikan ngga “perfect”.

 

6. Kejutan

Jangan segan kita memberi kejutan buat si dia.

Misalnya, kita buatkan makanan kesukaannya ato bawakan sekotak coklat.

Mmmmmm … doi pasti tambah care sama kamu.

 

7. Care

Perhatian ! Pasti. Ngga perlu mengorbankan rupiah, tapi perhatian sekecil apapun berguna banget. Misalnya, doi sakit. Cek dech, sudah makan apa blom

Ato tengok sebentar aja, bagaimana dengan pelajaran dia yang tertinggal.

 

8. Dekat Keluarga

Awas ! Pacaran dengan doi, berarti kita juga wajib dekat dengan keluarganya

Minimal, kamu kenal dengan mereka. Sehingga, jika ada apa2, komunikasinya mudah. Kamupun bisa mendapat dukungan dari mereka lho.

 

9. Ngga Posesif

Memang sich, gak enak klo ngeliat doi kita akrab dengan banyak orang.

Tapi gak perlu posesif, kamu slalu memantau dia ada dimana, bersama siapa, dan lagi ngapain. Wah, lama2 bete juga lho, diawasi seperti pesakitan.

 

10. Hargai Privacy

Meskipun kita dan doi terbuka, gak smua hal bisa dibicarakan berdua.

Hargai juga privacy dia. Apa yang perlu kita ketahui dan apa yang sebaiknya jangan kita campuri.

Tinggalkan komentar »

Makalah Bahasa Indonesia ” Ejaan Yang Disempurnakan “

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Bahasa memiliki peranan penting dalam kehidupan, karena selain digunakan sebagaialat komunikasi secara langsung, bahasa juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi secaratulisan, di zaman era globalisasi dan pembangunan reformasi demokrasi ini, masyarakatdituntut secara aktif untuk dapat mengawasi dan memahami infrormasi di segala aspek kehidupan sosial secara baik dan benar, sebagai bahan pendukung kelengkapan tersebut, bahasa berfungsi sebagai media penyampaian informasi secara baik dan tepat, dengan penyampaian berita atau materi secara tertulis, diharapkan masyarakat dapat menggunakanmedia tersebut secara baik dan benar. Dalam memadukan satu kesepakatan dalam etika berbahasa, disinilah peran aturan baku tersebut di gunakan, dalam hal ini kita selaku warga Negara yang baik hendaknya selalu memperhatikan rambu-rambu ketata bahasaan Indonesiayang baik dan benar. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah sub. materi dalam ketata bahasaan Indonesia, yang memilik peran yang cukup besar dalam mengatur etika berbahasasecara tertulis sehingga diharapkan informasi tersebut dapat di sampaikan dan di fahamisecara komprehensif dan terarah. Dalam prakteknya diharapkan aturan tersebut dapatdigunakan dalam keseharian Masyarakat sehingga proses penggunaan tata bahasa Indonesiadapat digunakan secara baik dan benar.

B. RUMUSAN MASALAH

    1. Apa yang dimaksud dengan pengertian EYD?
    2. Baagaimana sejarah perkembangan EYD?
    3. Bagaimana ruang lingkup EYD?
  1. TUJUAN
    1. Untuk mengetahui pengertian EYD
    2.  Untuk Mengetahui sejarah  EYD.
    3.  Untukmengetahui Ruang lingkup EYD.

 

  

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN

            Ejaan yang disempurnakan adalah ejaan bahasa indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya,  Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi.Ejaan adalah seperangkat aturan tentang cara menuliskan bahasa dengan menggunakan huruf, Kata, dan tanda baca sebagai sarananya. Batasan tersebut menunjukan pengertian kata ejaan berbeda dengan kata mengeja.

Mengeja adalah kegiatan melafalkan huruf, suku kata, atau kata; sedangkan ejaan

adalah suatu sistem aturan yang jauh lebih luasdari sekedar masalah pelafalan. Ejaan mengatur keseluruhan caramenuliskan bahasa.

Ejaan merupakan kaidah yang harus dipatuhi oleh pemakai bahasademi keteraturan dan keseragaman bentuk, terutama dalam bahasa tulis.Keteraturan bentuk akan berimplikasi pada ketepatan dan kejelasanmakna. Ibarat sedang mengemudi kendaraan, ejaan adalah rambu lalulintas yang harus dipatuhi oleh setiap pengemudi. Jika para pengemudimematuhi rambu-rambu yang ada, terciptalah lalu lintas yang tertib danteratur. Seperti itulah kira-kira bentuk hubungan antara pemakai bahasa dengan ejaan.

2.2  SEJARAH EJAAN BAHASA INDONESIA

            Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional lahir pada awal tahun dua puluhan. Namun dari segi ejaan, bahasa indonesia sudah lama memiliki ejaan tersendiri. Berdasarkan sejarah perkembangan ejaan, sudah mengalami perubahan sistem ejaan, yaitu :

1. Ejaan Van Ophuysen

            Ejaan ini mulai berlaku sejak bahasa Indonesia lahir dalam awal tahun dua puluhan. Ejaan ini merupakan warisan dari bahasa Melayu yang menjadi dasari bahasa Indonesia.

2. Ejaan Suwandi

            Setelah ejaan Van Ophuysen diberlakukan, maka muncul ejaan yang menggantikan, yaitu ejaan Suwandi. Ejaan ini berlaku mulai tahun 1947 sampai tahun 1972.

3. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

Ejaan imi mulai berlaku sejak tahun 1972 sampai sekarang. Ejaan ini merupakan penyempurnaan yang pernah berlaku di Indonesia.

Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) diterapkan secara resmi mulai tanggal 17 Agustus 1972 dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia  Nomor : 57/1972 tentang peresmian berlakunya “Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan”. Dengan berlakunya EYD, maka ketertiban dan keseragaman dalam penulisan bahasa Indonesia diharapkan dapat  terwujud dengan baik.

PERUBAHAN PEMAKAIAN HURUF

DALAM TIGA EJAAN BAHASA INDONESIA

Ejaan yang Disempurnakan (EYD)

(mulai 16 Agustus 1972)

Ejaan Republik

(Ejaan Soewandi)

1947-1972

Ejaan Ophuysen

(1901-1947)

Khusu

Jumat

Yakni

Chusus

Djum’at

Jakni

Choesoes

Djoem’at

Ja’ni

2.3 RUANG LINGKUP EJAAN YANG DISEMPURNAKAN (EYD)

Ruang lingkup EYD mencakup lima aspek yaitu (1) pemakaian huruf, (2) penulisan huruf, (3) penulisan kata, (4) penulisan unsur, dan (5) pemakaian tanda baca. 3)

1) Pemakaian Huruf

Ejaan bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD) dikenal paling banyak menggunakan huruf abjad. Sampai saat ini jumlah huruf abjad yang digunakan sebanyak 26 buah.

a. Huruf Abjad

Abjad yang digunakan  dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf berikut. Nama setiap huruf disertakan disebelahnya.

Huruf

Nama

Huruf

Nama

Huruf

Nama

A             a

B             b

C             c

D            d

E             e

F             f

G            g

H            h

I              i

a

be

ce

de

e

ef

ge

ha

i

J              j

K            k

L             l

M            m

N            n

O            o

P             p

Q            q

R            r

je

ka

el

em

en

o

pe

ki

er

S             s

T             t

U            u

V             v

W            w

X             x

Y             y

Z             z

es

te

u

ve

we

eks

ye

zet

b. Huruf Vokal

Huruf yang melambangkan vokal dalam bahasa Indonesia terdiri atas huruf a, e, i, o, dan u.

Huruf Vokal

Contoh pemakaian dalam kata

Di awal

Di tengah

Di akhir

A

e

i

o

u

api

enak

itu

oleh

ulang

padi

petak

simpan

kota

bumi

lusa

sore

murni

radio

ibu

c. Huruf Konsonan

Huruf yang melambangkan konsonan dalam bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z.

Huruf konsonan

Contoh pemakaian dalam kata

Di awal

Di tengah

Di akhir

B

c

d

f

g

h

j

k

l

m

n

p

q

r

s

t

v

w

x

y

z

bahasa

cakap

dua

fakir

guna

hari

jalan

kami

lekas

maka

nama

pasang

Quran

raih

sampai

tali

varia

wanita

xenon

yakin

zeni

sebut

kaca

ada

kafan

tiga

saham

manja

paksa

alas

kami

anak

apa

Furqan

bara

asli

mata

lava

hawa

-

payung

lazim

adab

-

abad

maaf

balig

tuah

mikraj

politik

kesal

diam

daun

siap

-

putar

lemas

rapat

-

-

-

-

juz

d. Huruf Diftong

Di dalam bahasa Indonesia terdapat diftong yang dilambangkan dengan ai, au, dan oi.

Huruf Diftong

Contoh pemakaian dalam kata

Di awal

Di tengah

Di akhir

Ai

au

oi

ain

aula

-

syaitan

saudara

boikot

pandai

harimau

amboi

e. Gabungan Huruf Konsonan

Di dalam bahasa Indonesia terdapat empat gabungan huruf yang melambangkan konsonan, yaitu : kh, ng, ny, dan sy.Masing-masing melambangkan satu bunyi konsonan.5)

Gabungan huruf konsonan

Contoh pemakaian dalam kata

Di awal

Di tengah

Di akhir

Kh

ng

ny

sy

khusus

ngilu

nyata

syarat

akhir

bangun

hanyut

isyarat

tarikh

senang

-

arasy

2) Penulisan Huruf

Dua hal yang harus diperhatikan dalam penulisan huruf berdasarkan EYD, yaitu (1) penulisan huruf besar, dan (2) penulisan huruf miring. Lebih jelasnya dapat dilihat pada pembahasan berikut :

a. Penulisan Huruf Besar (Kapital)

Kaidah penulisan huruf besar dapat digunakan dalam beberapa hal, yaitu :

1)   Digunakan sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.

Misalnya :

Dia menulis surat di kamar.

Tugas bahasa Indonesiasudah dikerjakan.

2)   Digunakan sebagai huruf pertama petikan langsung.

Misalnya :

Ayah bertanya, “Apakah mahasiswa sudah libur?”.

Kemarin engkau terlambat”, kata ketua tingkat.

3)   Digunakan sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan, kata ganti Tuhan, dan nama kitab suci.

Misalnya :

Allah Yang Maha kuasa lagi Maha penyayang.

Terima kasih atas bimbingan-Mu ya Allah.

4)   Digunakan sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan , keturunan, keagamaan yang diikuti nama orang.

Misalnya :

Raja Gowa adalah Sultan Hasanuddin.

Kita adalah pengikut Nabi Muhammad saw.

5)   Digunakan sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang, pengganti nama orang tertentu, nama instansi, dan nama tempat.

Misalnya :

Wakil Presiden Yusuf  Kalla memberi bantuan mobil.

Laksamana Muda Udara Abd. Rahman telah dilantik.

Dia diangkat menjadi Sekretaris Jenderal Depdiknas.

Bapak Gubernur Sulawesi Selatan menerima laporan korupsi.

6)   Digunakan sebagai huruf pertama unsur nama orang.

Misalnya :

Nurhikmah

Dewi Rasdiana Jufri

7)   Digunakan sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan nama bahasa.

Misalnya :

bangsa Indonesia

suku Sunda

bahasaInggris

8)   Digunakan sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah.

Misalnya :

tahun Hijriyah                                                        hari Jumat

bulan Desember                                                     hari Lebaran

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

9)   Digunakan sebagai huruf pertama nama geografi unsur nama diri.

Misalnya :

Laut Jawa                                                               Jazirah Arab

Asia Tenggara                                                        Tanjung Harapan

10)    Digunakan sebagai huruf pertama semua unsur nama negara, lembaga pemerintah, ketatanegaraan, dan nama dokumen resmi, kecuali terdapat kata penghubung.

Misalnya :

Republik Indonesia

Majelis Permusyawaratan Rakyat

11)    Digunakan sebagai huruf pertama penunjuk kekerabatan atau sapaan dan pengacuan.

Misalnya :

Surat Saudara sudah saya terima.

Mereka pergi ke rumah Pak Lurah.

12)    Digunakan sebagai huruf pertama kata ganti Anda.

Misalnya :

Surat Anda telah saya balas.

Sudahkah Anda sholat?

13)    Digunakan sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat dan sapaan.

Misalnya :

Dr.            doktor

S.H.           sarjana hukum

14)    Digunakan sebagai huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta dokumen resmi.

Misalnya:

Perserikatan Bangsa-Bangsa

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia.

15)    Digunakan sebagai huruf pertama semua kata di dalam judul, majalah, surat kabar,  dan karangan ilmiah lainnya, kecuali kata depan dan kata penghubung.

Misalnya :

Bacalah majalah Bahasa dan Sastra.

Ia menyelesaikan makalah “Asas-Asas Hukum Perdata”.

b. Penulisan Huruf Miring

Huruf miring digunakan untuk :

1)   Menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan.

Misalnya :

Buku Negarakertagama karangan Prapanca.

Majalah Suara Hidayatullah sedang dibaca.

Surat kabar Pedoman Rakyat akan dibeli.

2)   Menegaskan dan mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, dan kelompok kata.

Misalnya :

Huruf pertama kata abad adalah a.

Dia bukan menipu, tetapi ditipu.

Buatlah kalimat dengan kata lapang dada.

3)   Menuliskan kata nama ilmiah atau ungkapan asing.

Misalnya :

Politik devideet et impera pernah merajalela di Indonesia.

3) Penulisan Kata

            Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan kata, yaitu :

  1. Kata Dasar

Kata dasar adalah kata yang belum mengalami perubahan bentuk, yang ditulis sebagai suatu kesatuan.

Misalnya : Dia teman baik saya.

  1. Kata Turunan (Kata berimbuhan)

Kaidah yang harus diikuti dalam penulisan kata turunan, yaitu :

  • Imbuhan semuanya ditulis serangkai dengan kata dasarnya.

Misalnya : membaca, ketertiban, terdengar dan memasak.

  • Awalan dan akhrian ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya jika bentuk dasarnya berupa gabungan kata.

Misalnya : bertepuk tangan, sebar luaskan.

  • Jika bentuk dasarnya berupa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran, kata itu ditulis serangkai.

Misalnya : menandatangani, keanekaragaman.

  • Jika salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi, gabungan kata itu ditulis serangkai.

Misalnya : antarkota, mahaadil, subseksi, prakata.

  1. Kata Ulang

Kata ulang ditulis secara lengkap dengan menggunakan tanda (-). Jenis-jenis kata ulang yaitu :

  • Dwipurwa yaitu pengulangan suku kata awal.

Misalnya : laki           lelaki

  • Dwilingga yaitu pengulangan utuh atau secara keseluruhan.

Misalny : rumah        rumah-rumah

  • Dwilingga salin suara yaitu pengulangan variasi fonem.

Misalnya : sayur        sayur-mayur

  • Pengulangan berimbuhan yaitu pengulangan yang mendapat imbuhan.

Misalnya : main         bermain-main

  1. Gabungan Kata
  • Gabungan kata lazim disebut kata majemuk, termasuk istilah  khusus. Bagian-bagiannya pada umumnya ditulis terpisah.

Misalnya : mata kuliha, orang tua.

  • Gabungan kata, termasuk istilah khusus yang menimbulkan kemungkinan salah baca saat diberi tanda hubung untuk menegaskan pertalian di antara unsur bersangkutan.

Misalnya : ibu-bapak, pandang-dengar.

  • Gabugan kata yang sudah dianggap sebgai satu kata ditulis serangkai.

Misalnya : daripada, sekaligus, bagaimana, barangkali.

Kata Ganti (ku, mu, nya, kau)

Kata ganti ku dan kau ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Sedangkan kata ganti ku, mu, nya ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

Misalnya : kubaca, kaupinjam, bukuku, tasmu, sepatunya.

2. Kata Depan (di, ke, dari)

Kata depan di, ke, dan dari ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya, kecuali pada gabungan kata yang dianggap padu sebagai satu kata, seperti kepada dan daripada.

Misalnya : Jangan bermian di jalan

Saya pergi ke kampung halaman.

Dewi baru pulang dari kampus.

  1. Kata Sandang (si dan sang)

Kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.

Misalnya : Nama si pengrimi surat tidak jelas.

Anjing bermusuhan dengan sang kucing.

  1. Partikel

Partikel merupakan kata tugas yang mempunyai bentuk yang khusus, yaitu sangat ringkas atau kecil dengan mempunyai fungsi-fungsi tertentu. Kaidah penulisan partikel sebagai berikut :

  • Partikel –lah, -kah, dan –tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

Misalnya : Bacalah buku itu baik-baik!

Apakah yang dipelajari minggu lalu?

Apatah gerangan salahku?

  • Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya kecuali yang dianggap sudah menyatu.

Misalnya : Jika ayah pergi, ibu pun ikut pergi.

  • Partikel per yang berarti memulai, dari dan setiap. Partikel per ditulis terpisah dengan bagian-bagian kalimat yang mendampinginya.

Misalnya : Rapor siswa dilihat per semester.

  1. Singkatan dan Akronim
  • Singkatan adalah nama bentuk yang dipendekkan yang terdiri atas satu kata atau lebih.

Misalnya : dll = dan lain-lain

yth = yang terhormat

  • Akronim adalah singkatan yang berupa gabungan huruf awal, gabungan suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata.

Misalnya : SIM = Surat Izin Mengemudi

IKIP = Institut Keguruan dan Ilmu pendidikan

  1. Angka dan Lambang Bilangan

Dalam bahasa Indonesia ada dua macam angka yang lazim digunakan , yaitu : (1) Angka Arab : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan (2) Angka Romawi : I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X.

Lambang bilangan dengan huruf dilakukan sebagai berikut :

1)   Bilangan utuh. Misalnya : 15         lima belas

2)   Bilangan pecahan. Misalnya : 3/4          tiga perempat

3)   Bilangan tingakt. Misalnya : Abad II

Abad ke-2

4)   Kata bilagan yang mendapat akhiran –an.

Misalnya : tahun 50-an         lima puluhan

5)   Angka yang mneyatakan bilagnan bulat yang besar dapat dieja sebagian supaya mudah dibaca.

Misalnya : Sekolah itu baru mendapat bantuan 210 juta rupiah.

6)   Lambang bilangan letaknya pada awal kalimat ditulis dengan huruf. Kalau perlu diupayakan supaya tidak diletakkan di awal kalimat dengan mengubah struktur kalimatnya dan maknanya sama.

Misalnya : Dua puluh lima siswa SMA tidak lulus. (benar)

55 siswa SMA 1 tidak lulus. (salah)

7)   Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, kecuali beberapa dipakai secara berurutan seperti dalam perincian atau pemaparan.

Misalnya : Amir menonton pertunjukan itu selama dua kali.

4) Penulisan Unsur Serapan

            Dalam hal penulisan unsur serapan  dalam bahasa Indonesia, sebagian ahli bahasa Indonesia menganggap belum stabil dan konsisten. Dikatakan demikian karena pemakai bahasa Indonesia sering begitu saja menyerap unsur asing tanpa memperhatikan aturan, situasi, dan kondisi yang ada. Pemakai bahasa seenaknya menggunakan kata asing tanpa memproses sesuai dengan aturan yang telah diterapkan.

Penyerapan unsur asing dalam pemakaian bahasa indonesia dibenarkan, sepanjang : (a) konsep yang terdapat dalam unsur asing itu tidak ada dalam bahasa Indonesia, dan (b) unsur asing itu merupakan istilah teknis sehingga tidak ada yang layak mewakili dalam bahasa Indonesia, akhirnya dibenarkan, diterima, atau dipakai dalam bahasa Indonesia. sebaliknya apabila dalam bahasa Indonesia sudah ada unsur yang mewakili konsep tersebut, maka penyerapan unsur asing itu tidak perlu diterima.

Menerima unsur asing dalam perbendaharaan bahasa Indonesia  bukan berarti bahasa Indonesia ketinggalan atau miskin kosakata. Penyerapan unsur serapan asing merupakan hal yang biasa, dianggap sebagai suatu variasi dalam penggunaan bahasa Indonesia. Hal itu terjadi karena setiap bahasa mendukung kebudayaan pemakainya. Sedangkan kebudayaan setiap penutur bahasa berbeda-beda anatar satu dengan yang lain. Maka dalam hal ini dapat terjadi saling mempengaruhi yang biasa disebut akulturasi. Sebagai contoh dalam masyarakat penutur bahasa Indonesia tidak mengenal konsep “radio” dan “televisi”, maka diseraplah dari bahasa asing (Inggris). Begitu pula sebaliknya, di Inggris tidak mengenal adanya konsep “bambu” dan “sarung”, maka mereka menyerap bahasa Indonesia  itu dalam bahasa Inggris.

Berdasarkan taraf integritasnya, unsur serapan dalam bahasa Indonesia dikelompokkan dua bagian, yaitu :

  1. Secara adopsi, yaitu apabila unsur asing itu diserap sepenuhnya secara utuh, baik tulisan maupun ucapan, tidak mengalami perubahan. Contoh yang tergolong secara adopsi, yaitu : editor, civitas academica, de facto, bridge.
  2. Secara adaptasi, yaitu apabila unsur asing itu sudah disesuaikan ke dlaam kaidah bahasa Indonesia, baik pengucapannya maupun penulisannya. Salah satu contoh yang tergolong secara adaptasi, yaitu : ekspor, material, sistem, atlet, manajemen, koordinasi, fungsi.

5) Pemakaian Tanda Baca

  1. Tanda Titik (.)

Penulisan tanda titik di pakai pada :

  • Akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan
  • Akhir singkatan nama orang.
  • Akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan sapaan.
  • Singkatan atau ungkapan yang sudah sangat umum.Bila singkatan itu terdiri atas tiga hurus atau lebih dipakai satu tanda titik saja.
  • Dipakai untuk  memisahkan bilangan atau kelipatannya.
  • Memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu.
  • Dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar, atau daftar.
  • Tidak dipakai pada akhir judulyang merupakan kepala karangan  atau ilustrasi dan tabel.
  1. Tanda koma (,)

Kaidah penggunaan tanda koma (,) digunakan :

  • Antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.
  • Memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata tetapi atau melainkan.
  • Memisahkan anak kalimat atau induk kalimat jika anak kalimat itu mendahului induk kalimatnya.
  • Digunakan dibelakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat.  Termasuk kata : (1) Oleh karena itu, (2) Jadi, (3) lagi pula, (4) meskipun begitu, dan (5) akan tetapi.
  • Digunakan untuk memisahkan kata seperti : o, ya, wah, aduh, dan kasihan.
  • Memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.
  • Dipakai diantara  : (1) nama dan alamat, (2) bagina-bagian alamat, (3)  tempat dan tanggal, (4) nama dan tempat yang ditulis secara berurutan.
  • Dipakai di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka.
  • Dipakai antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga.
  • Menghindari terjadinya salah baca di belakang  keterangan yang terdapat pada awal kalimat.
  • Dipakai di antara bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka.
  • Dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi.
  • Tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau seru.
  1. Tanda Titik Tanya ( ? )

Tanda tanya dipakai pada :

  • Akhir kalimat tanya.
  • Dipakai di dalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang diragukan atau kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
  1. Tanda Seru ( ! )

Tanda seru dugunakan sesudah ungkapan atau pertanyaan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kseungguhan, ketidakpercayaan, dan rasa emosi yang kuat.

  1. Tanda Titik Koma  ( ; )

Tanda titik koma dipakai :

  • Memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara.
  • Memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.
  1. Tanda Titik Dua ( : )

Tanda titik dua dipakai :

  • Sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemberian.
  • Pada akhir suatu pertanyaan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
  • Di dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan .
  • Di antara jilid atau nomor dan halaman.
  • Di antara bab dan ayat dalam kitab suci.
  • Di antara judul dan anak judul suatu karangan.
  • Tidak dipakai apabila rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan.
  1. Tanda Elipsis (…)

Tanda ini menggambarkan kalimat-kalimat yang terputus-putus dan menunjukkan bahwa dalam suatu petikan ada bagian yang dibuang. Jika yang dibuang itu di akhir kalimat, maka dipakai empat titik dengan titik terakhir diberi jarak atau loncatan.

  1. Tanda Garis Miring ( / )

Tanda garis miring ( / ) di pakai :

  • Dalam penomoran kode surat.
  • Sebagai pengganti kata dan,atau, per, atau nomor alamat.
  1. Tanda  Penyingkat  atau Apostrof ( ‘)

Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan sebagian huruf.

  1. Tanda Petik Tunggal ( ‘…’ )

Tanda petik tunggal dipakai :

  • Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain.
  • Mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing.
  1. Tanda Petik ( “…” )

Tanda petik dipakai :

  • Mengapit kata atau bagian kalimat yang mempunyai arti khusus, kiasan atau yang belum dikenal.
  • Mengapit judul karangan, sajak, dan bab buku, apabila dipakai dalam kalimat.
  • Mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain.

 

BAB III

PENUTUP

A.     Simpulan

1.      Pengertian EYD

Ejaan yang disempurnakan adalah ejaan bahasa indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya,  Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi. Ejaan adalah seperangkat aturan tentang cara menuliskan bahasa dengan menggunakan huruf, kata, dan tanda baca sebagai sarananya. Batasan tersebut menunjukan pengertian kata ejaan berbeda dengan kata mengeja.

Mengeja adalah kegiatan melafalkan huruf, suku kata, atau kata; sedangkan ejaan adalah suatu sistem aturan yang jauh lebih luasdari sekedar masalah pelafalan. Ejaan mengatur keseluruhan cara menuliskan bahasa.

2.      Sejarah Ejaan Bahasa Indonesia

Berdasarkan sejarah perkembangan ejaan, sudah tiga kali mengalami perubahan sistem ejaan, yaitu :

a)   Ejaan Van Ophuysen

Ejaan ini mulai berlaku sejak bahasa Indonesia lahir dalam awal tahun dua puluhan. Ejaan ini merupakan warisan dari bahasa Melayu yang menjadi dasar bahasa Indonesia.

b)   Ejaan Suwandi

Setelah ejaan Van Ophuysen diberlakukan, maka muncul ejaan yang menggantikan, yaitu ejaan Suwandi. Ejaan ini berlaku mulai tahu 1947-1972.

c)    Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

Ejaan ini mulai berlaku sejak tahun 1972 sampai sekarang. Ejaan ini merupakan penyempurnaan dari seluruh ejaan sebelumnya yang pernah berlaku di Indonesia.

PERUBAHAN PEMAKAIAN HURUF

DALAM TIGA EJAAN BAHASA INDONESIA

Ejaan yang Disempurnakan (EYD)

(mulai 16 Agustus 1972)

Ejaan Republik

(Ejaan Soewandi)

1947-1972

Ejaan Ophuysen

(1901-1947)

Khusu

Jumat

Yakni

Chusus

Djum’at

Jakni

Choesoes

Djoem’at

Ja’ni

  1. 3.      Ruang Lingkup Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

a)   Pemakaian Kata

b)   Penulisan Huruf

c)    Penulisan Kata

d)   Penulisan Unsur Serapan

e)   Penulisan Tanda Baca

 

Tinggalkan komentar »

Makalah Mikrobiologi ” Penyakit Virus Pada Bayi Rotavirus Penyakit Diare ”

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.   LATAR BELAKANG

 

Gastroenteritis (juga dikenal sebagai gastro, flu lambung, bug perut di Inggris, dan flu perut, meskipun tidak terkait dengan influenza) adalah peradangan pada saluran pencernaan, yang melibatkan baik lambung dan usus kecil (lihat juga gastritis dan enteritis) dan mengakibatkan pada diare akut. Peradangan paling sering disebabkan oleh infeksi dari virus tertentu atau kurang sering oleh bakteri, racun mereka, parasit, atau reaksi negatif terhadap sesuatu dalam makanan atau obat. Seluruh dunia, pengobatan yang tidak memadai Gastroenteritis membunuh 5-8.000.000 orang per tahun, dan merupakan penyebab utama kematian di kalangan bayi dan anak di bawah 5 tahun.(1)

Diare adalah peningkatan volume, keenceran atau frekuensi buang air besar. Diare yang disebabkan oleh masalah kesehatan biasanya jumlahnya sangat banyak, biasa mencapai lebih dari 500 gram/hari. Orang yang banyak makan serat sayuran, dalam keadaan normal bias menghasilkan lebih dari 500 gram, tapi konsistensinya normal dan tidak cair. Dalam kedaan normal, tinja mengandung 60-90% air, pada diare airnya bias mencapai lebih dari 90%.

Diare bukanlah penyakit yang dating dengan sendirinya. Biasanya ada yang menjadi pemicu terjadinya diare. Secara umum, berikut ini beberapa jenis diare berdasarkan penyebab diare, yaitu:     Diare osmotic, Diare sekretorik, Sindroma malabsorbsi, Sindroma malabsorbsi,      Diare eksudatif, Perubahan pasase usus, Pertumbuhan bakteri berlebih, Diare karena infeksi virus (Rotavirus).(2)

Setidaknya 50% dari kasus gastroenteritis akibat penyakit bawaan makanan disebabkan oleh norovirus. Lain 20% dari kasus, dan mayoritas kasus yang parah pada anak-anak, disebabkan oleh rotavirus. Lain agen virus signifikan antara lain adenovirus.(1)

Infeksi saluran pencernaan pada anak-anak memang cenderung bisa berakibat fatal.Salah satunya adalah diare. Diare adalah penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak di negara berkembang, dimana diare adalah penyebab penting kekurangan gizi. Penyebab kematian utama karena diare adalah dehidrasi sebagai akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui tinjanya.

Diare adalah suatu kondisi dimana seseorang buang air besar 3 kali atau lebih dalam satu hari dan tinja atau feses yang keluar berupa cairan encer atau sedikit berampas, kadang juga disertai darah atau lendir.Sebagian besar (sekitar 90%) diare disebabkan oleh infeksi rotavirus. Sebagian kecil diare disebabkan, diare dapat disebabkan infeksi bakteri, parasit, jamur.

Kematian akibat penyakit diare di Indonesia juga terukur lebih tinggi dari pneumonia (radang paru akut) yang selama ini didengungkan sebagai penyebab tipikal kematian bayi.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2007 dari Kementerian Kesehatan, tingkat kematian bayi berusia 29 hari hingga 11 bulan akibat diare mencapai 31,4 persen. Adapun pada bayi usia 1-4 tahun sebanyak 25,2 persen. Bayi meninggal karena kekurangan cairan tubuh.

Diare masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Walaupun angka mortalitasnya telah menurun tajam, tetapi angka morbiditas masih cukup tinggi. Rotavirus merupakan 50% penyebab diare pada anak balita di Negara maju. Di negara berkembang seperti Brazil dan Indonesia angkanya berkisar 30% – 40% (tahun 1970an).

Menurut WHO, rotavirus menyebabkan kematian sekitar 527.000 anak per tahun. Di Indonesia sendiri, sejak 2001 terdapat tiga proyek pemantauan rotavirus di rumah sakit yang melibatkan lebih dari 5.000 anak. Hasilnya terungkap bahwa rotavirus menyebabkan sekitar 53%, 46%, dan 63% rawat inap serius di tiga rumah sakit tersebut. Persentase rotavirus sebagai penyebab rawat inap diare di Indonesia juga termasuk paling tinggi di Asia, yakni mencapai 60%.

Rotavirus dikenal sebagai penyebab sebagian besar masalah gastroentritis atau masalah pencernaan yang menyebabkan diare pada bayi. Masalah ini juga mengakibatkan lamanya waktu perawatan di rumah sakit pada bayi di dunia.(3)

 

 

B. RUMUSAN MASALAH

 

1)      Apakah yang dimaksud dengan rotavirus?

2)      Bagaimanakah penyakit diare pada bayi ?

3)      Bagaimanakah transmisi penyakit diare pada bayi?

4)      Bagaimanakah pencegahan penyakit diare pada bayi?

 

 

  1. C.   TUJUAN PENULISAN

 

1)      Untuk mengetahui penyebab diare pada bayi

2)      Untuk mengetahui penanganan penyakit diare pada bayi

3)      Untuk mengetahui transmisi penyakit diare pada bayi

4)      Untuk mengetahui pencegahan penyakit diare pada bayi

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. A.   ROTAVIRUS

 

  • DEFENISI

 

Rotavirus merupakan virus yang termasuk dalam famili reoviridae dan merupakan patogen yang paling penting pada manusia dalam kelompok reoviridae. Golongan virus reoviridae meliputi tiga genus yang dapat menginfeksi manusia yaitu Reovirus yang terdiri dari 3 serotipe, Rotavirus dengan 2 serotipe, Orbivirus yang terdiri dari beberapa serotipe.

Rotavirus adalah penyebab diare pada bayi dan anak-anak yang paling umum. Banyak anak-anak paling tidak mengalami diare akibat rotavirus pada usia 2 sampai 3 tahun.

Rotavirus adalah virus yang apabila dilihat dari mikroskop electron, pada pinggir luar kapsid yang terlihat sebagai pinggiran suatu roda. Roda ini mengelilingi jari-jari yang memancar dari inti yang menyerupai pusat.

Rotavirus adalah virus yang sulit dibiakkan. Virus ini menginfeksi sel-sel dalam fili usus halus sehingga fili usus halus menjadi tumpul dan mengalami kerusakan. Selanjutnya, permukaan usus dengan fili yang tumpul  menyebabkan tidak mampu mengabsorpsi nutrisi makanan. Pada akhirnya akan keluar cairan yang biasanya disebut diare.(4)

 

  • KARAKTERISTIK

 Struktur Rotavirus

Nama virus rota didasarkan pada gambaran mikroskop elektron dari pinggir luar kapsid sebagai pinggiran suatu roda yang mengelilingi jari-jari yang memancar dari inti yang menyerupai pusat. Partikel-partikel mempunyai kapsid berkulit ganda dan garis tengah berkisar antara 60-75nm. Partikel-partikel virus berkulit tunggal yang tidak mempunyai kapsid luar yang kasar dan bergaris tengah 50-60 nm. Inti dalam dari partikel bergaris tengah 33-40 nm. (5)

 

Ciri Khas Rotavirus

 

Virion Ikosahedral, diameter 60-80 nm, kulit kapsid dobel
Komposisi RNA (15%), Protein (85%)
Genom RNA untai ganda, Linear, Bersegmen (10-12 segmen), total ukuran genom 16-17kbp
Protein Sembilan protein struktural, inti berisi beberapa enzim
Amplop Tidak ada (amplop semu transient, transient pseudoenvelope terdapat selama terjadi morfogenesis partikel rotavirus)
Replikasi Sitoplasma, Virion tidak beramplop secara komplit
Ciri khas lain Penyusunan genetik terjadi secara mudah

Rotavirus merupakan penyebab utama diare pada bayi

 

Rotavirus memiliki RNA untai ganda. Virion rotavirus yang tidak berselubung terdiri dari 3 kapsid konsentrik yang mengelilingi genom RNA. Genom ini terbagi menjadi 11 segmen yang mengkode 6 protein struktural dan 6 protein non struktural. Rotavirus dibagi menjadi 7 grup, A-G, berdasar pada tipe epitop antigen pada protein struktural internal VP6. Antigen ini dapat dideteksi dengan teknik imunofluoresen, ELISA dan IEM (immune electron microscopy). Hanya grup A, B, dan C yang menginfeksi manusia.

Virion rotavirus mempunyai diameter keseluruhan sebesar 60-66 nm dan mempunyai lapisan kapsomer rangkap yang mengelilingi pusatnya dan memberikan gambaran sebuah roda.

Virus dapat dilihat dengan mikroskop elektron dalam sediaan tinja dari 20-40% anak berumur 5 tahun ke bawah yang menderita gastroenteritis. Di samping itu virion dapat dideteksi dalam tinja dari sebanyak 4% anak tanpa gastroentritis yang dirawat di rumah sakit.

Rotavirus menginfeksi sel-sel dalam vili usus halus dan berkembang biak dalam sitoplasma sitoplasma enterosit dan merusak mekanisme transportnya. Sel yang rusak dapat masuk ke dalam lumen usus dan melepaskan sejumlah besar virus, yang kemudian terdapat dalam tinja. Infeksi Rotavirus biasanya selama musim dingin, masa inkubasinya selama 1-4 hari. Penularannya melalui feses yang mengering dan disebarkan lewat udara.

 

  • SIKLUS HIDUP

 

Rotavirus menyerang dan memasuki sel enterosit yang matang pada ujung vili usus kecil. Virus ini menyebabkan perubahan pada struktur dari mukosa usus kecil, berupa pemendekan villi dan terdapatnya infiltrat sel-sel radang mononuklear pada lamina propria. Kelainan morfologis ini dapat minimal, dan hasil penelitian baru menunjukan bahwa infeksi rotavirus tanpa kerusakan sel epitel dari usus halus. Rotavirus menempel dan masuk dalam sel epitel tanpa kematian sel yang dapat menimbulkan diare. Sel epitel yang dimasuki oleh virus mensintesis dan mensekresi sitokin dan kemokin, yang mana langsung menimbulkan respon imun dari penderita dalam bentuk perubahan morfologi dan fungsi sel epitel. Peneletian baru juga mengatakan diare terjadi pada infeksi rotavirus karena adanya protein nonstruktural dari virus yang mirip dengan enterotoksin yang menyebabkan sekresi aktif dari klorida melalui peningkatan kosentrasi kalsium intra sel(6).

Rotavirus bereplikasi dalam sitoplasma sel inang. Virion masuk ke dalam sel host oleh mRNA endositosis dan virus ditranskripsi menggunakan RNA polimerase virus yang sudah ada dalam virion untuk membentuk unit struktural dari protein kapsid. Segmen mRNA dirakit menjadi kapsid dewasa dan kemudian direplikasi untuk membentuk genom RNA beruntai ganda.

Selama replikasi, rotavirus ligan di luar kapsid protein VP4 hemagglitinating mengikat reseptor asam sialic pada sel akan segera terinfeksi. Sebuah pembelahan VP4 oleh tripsin diperlukan untuk virion untuk masuk sitoplasma, situs replikasi rotavirus. Ini terjadi ketika virion membuat kontak langsung dengan sitoplasma. Retikulum endoplasma kasar mempertahankan VP7 lycoprotein luar kapsid. Dengan bantuan dari glikoprotein nonstruktural, kuncup rotavirus prekursor off ke cisternae dari retikulum endoplasma kasar dan memperoleh sebuah amplop sementara yang kemudian dihapus sehingga kapsid luar keseluruhan dapat dirakit oleh VP7. Para badan inklusi terbentuk 6-7 jam setelah infeksi pada sel yang terinfeksi. (7)

 

B.   PENYAKIT DIARE

 

  • DEFENISI

Diare adalah salah satu penyakit gastroenteristis (peradangan saluran pencernaan) pada manusia, khususnya pada bayi.

 

  • PENYEBAB DAN FAKTOR RESIKO

 

Penyebab

Rotavirus menular secara mudah dari kontak tangan ke mulut, bahkan dari mereka yang terinfeksi tetapi tidak memiliki tanda dan gejala.

Jika orang tua memiliki rotavirus dan tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet –atau anak memiliki rotavirus dan orang tua tidak mencuci tangan setelah mengganti popoknya atau setelah membantu anak menggunakan toilet- virus dapat menular melalui apapun yang di sentuh, antara lain makanan, mainan dan perlengkapan. Jika orang lain menyentuh tangan atau benda yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh mulutnya, infeksi akan menyerangnya.

Terkadang penularan rotavirus dapat melalui air yang terkontaminasi atau titik uap pernapasan saat batuk atau bersin di udara.
Faktor risiko

Infeksi rotavirus paling umum terdapat pada anak usia 4 sampai 24 bulan –khususnya mereka yang menghabiskan waktu di tempat penampungan anak atau kelompok bermain. Pada orang dewasa dan orang dewasa yang merawat anak-anak, maka akan memiliki peningkatan risiko terinfeksi sama besarnya.(8)

 

  • MANIFESTASI KLINIS

Infeksi rotavirus khas mulai sesudah masa inkubasi kurang dari 48 jam dengan demam ringan sampai sedang dan muntah yang disertai dengan mulainya tinja cair yang sering. Muntah dan demam khas mereda selama hari kedua sakit, tapi diare sering berlanjut selama 5-7 hari. Tinja tanpa sel darah merah atau darah putih yang nyata. Dehidrasi mungkin terjadi dan memburuk dengan cepat, terutama pada bayi. Walaupun kebanyakan neonatus yang terinfeksi dengan rotavirus tidak bergejala.

Dalam pandangan klinis infeksi rotavirus terus berkembang dari diare ringan sampai diare berat yang mengakibatkan dehidrasi, kekurangan elektrolit, shock dan kematian pada bayi dan anak-anak. Pada anak berumur diatas tiga bulan akan menimbulkan gastroenteritis, ketika terjadi reinfeksi akan gejalanya tidak muncul (asimptomatik). Masa inkubasi dari rotavirus adalah 1-3 hari. Dengan serangan tiba-tiba dan memberikan gejala demam, muntah dan diare berair (watery diarrhoea). Gejala gastrointestinal akan hilang setelah 3-7 hari, tetapi penyembuhan infeksi rotavirus mungkin bisa sampai 2-3 minggu.

 

  • PATOGENESIS

 

Rotavirus menginfeksi sel-sel dalam vili usus kecil (ditambah mukosa lambung dan usus besar). Mereka berkembang biak dalam sitoplasma enterosit sel-sel usus dan merusak mekanisme transportnya. Salah satu protein yang dikode rotavirus adalah NSP2 yang merupakan suatu enterotoksin virus dan merangsang sekresi dengan memicu suatu sinyal jalan pintas transduksi. Sel-sel yang rusak terkelupas masuk ke dalam lumen usus dan melepaskan virus dalam jumlah yang besar dapat tampak di feses (lebih dari 1010 partikel pergram feses). Infeksi rotavirus biasanya selama musim dingin, masa inkubasinya selama 1-3 hari. Penularannya melalui feses yang mengering  dan disebarkan lewat udara.

Ekskresi virus biasanya berakhir 2-12 hari dengan kata lain pasien sehat, tetapi bias berkepanjangan pada pasien dengan nutrisi buruk. Diare yang disebabkan oleh rotavirus bisa terjadi karena kelemahan absoprsi natrium dan glukosa karena kerusakan sel-sel pada vili yang digantian oleh sel-sel tersembunyi dan immature dan tidak dapt mengabsorpsi. Bisa memakan waktu 3-8 minggu untuk kembali ke fungsi normal.

Rotavirus ditularkan melalui jalur fecel-oral. Penularan dari orang ke orang melalui tangan yang terkontaminasi mungkin merupakan cara penularan rotavirus yang paling penting dalam komunitas yang sempit misalnya tempat perawatan anak-anak dan orang tua, rumah-rumah penitipan, rumah-rumah keluarga.

Orang sakit dapat mengkontaminasi makanan apabila ia menangani makanan yang selanjutnya tidak dimasak sebelum disajikan, seeperti salad, buah, dan makanan pembuka (hors d’oeuvre). Rotavirus sangat stabil di lingkungan, dan pernah ditemukan di sampel di daerah muara pada level setinggi 1- partikel infektif/L.

 

  • PENGOBATAN

 

Diare merupakan suatu gejala dan pengobatannya tergantung pada penyebabnya. Untuk membantu meringankan diare, diberikan obat seperti difeoksilat, codein, paregoric (opium tinctur), loperamide. Kadang-kadang, bulking agents yang digunakan pada konstipasi menahun (psilium atau metilselulosa) bisa membantu meringankan diare. Untuk membantu mengeraskan tinja bisa diberikan kaolin, pectin, atau attapulgit aktif. Bila diarenya berat sampai menyebabkan dehidrasi, maka penderita perlu dirawat di rumah sakit dan diberikan cairan pengganti dan garam melalui infus. Selama tidak mual dan tidak muntah bisa diberikan larutan yang mengandung air, gula dan garam.

Dasar pengobatan pada diare karena virus sama pada umumnya dengan diare yang lain. Pengobatan dengan suportif yaitu memperbaiki kehilangan cairan dan elektrolit yang dapat menimbulkan dehidrasi, asidosis, syok dan kematian. Penatalaksanaan terdiri dari penggantian cairan dan memperbaiki keseimbanganelektrolit secara oral atau intravena, menurut keadaan masing-masing penderita. Selain pemberian cairan, pemberian makanan juga harus diperhatikan. Tetapi dietetic disesuaikan dengan status gizi penderita yang didasarkan pada umur dan berat badan.

Antibiotik tidak diperlukan pada diare karena diare ini bersifat self limited (dapat sembuh sendiri). Obat-obat yang berkhasiat menghentikan diare secara cepat seperti anti spasmodic/spasmolitik tidak dianjurkan untuk dipakai, karena akan memperburuk keadaan. Obat ini dapat menyebabkan terkumpulnya cairan di lumen usus, dilatasi usus, gangguan digesti, dan absorpsi lainnya. Obat ini hanya berkhasiat untuk menghentikan peristaltik usus saja tetapi justru akibatnya sangat berbahaya. Diarenya terlihat tidak ada lagi tetapi perut akan bertambah kembung dan dehidrasi dapat bertambah berat.

Obat-obat absorben (pengental tinja) seperti kaolin, norit dan sebagainya, telah terbukti tidak bermanfaat. Obat-obat stimulan seperti adrenalin, nikotinamide dan sebagainya, tidak akan dapat memperbaiki syok atau dehidrasi beratnya karena penyebabnya adalah kehilangan cairan (hipovolemik shock), sehingga pengobatan yang paling tepat yaitu pemberian cairan secepatnya.(2)

 

  • PENULARAN

 

Penyakit diare dapat ditularkan melalui:

 

  • Pemakaian botol susu yang tidak bersih
  • Menggunakan sumber air yang tercemar
  • Buang air besar disembarang tempat
  • Pencemaran makanan oleh serangga (lalat, kecoa, dll) atau oleh tangan yang kotor.(9)

 

 

BAB III

PENUTUP

 

  • SIMPULAN

 

Rotavirus adalah virus yang apabila dilihat dari mikroskop electron, pada pinggir luar kapsid yang terlihat sebagai pinggiran suatu roda. Roda ini mengelilingi jari-jari yang memancar dari inti yang menyerupai pusat.

Rotavirus adalah virus yang sulit dibiakkan. Virus ini menginfeksi sel-sel dalam fili usus halus sehingga fili usus halus menjadi tumpul dan mengalami kerusakan. Selanjutnya, permukaan usus dengan fili yang tumpul  menyebabkan tidak mampu mengabsorpsi nutrisi makanan. Pada akhirnya akan keluar cairan yang biasanya disebut diare.

Diare yang disebabkan oleh rotavirus bentuknya sangat cair dibanding diare oleh sebab lainnya. Feses yang sangat cair, yang artinya banyak mengandung air inilah, yang merupakan penyebab diare yang paling banyak menyerang bayi-bayi usia 6 sampai 18 bulan.

Rotavirus banyak menyebabkan diare pada bayi-bayi yang sudah mulai makan, sebab penularannya melalui oral alias segala sesuatu yang masuk melalui mulut.(4)

 

  • SARAN

 

Mempraktekkan ilmu kesehatan yang baik adalah pencegahan terbaik. Seorang anak yang sakit dan orang di dalam rumah tangga harus sering mencuci tangan mereka. cuci tangan secara benar dan teratur –khususnya setelah anda menggunakan toilet, mengganti popok anak atau membantu anak menggunakan toilet. Tetapi bahkan mencuci tangan seksama tidak menjamin anda akan bebas dari infeksi virus.(10)

Sebagai tambahan, vaksin oral baru untuk mencegah infeksi rotavirus saat ini dianjurkan untuk diberikan pada usia 2, 4, dan 6 bulan.

Selain itu, semua yang dapat mengenai tangan anak atau langsung masuk ke dalam mulut anak harus diawasi.

Tak kalah penting adalah pemberian ASI minimal 6 bulan. Sebab, di dalam ASI terdapat antirotavirus yaitu imunoglobulin. Makanya, anak-anak yang minum ASI eksklusif jarang menderita diare. Selain ASI, imunisasi campak ternyata bisa mencegah diare dengan pemberian ASI eksklusif, karena air susu ibu terbukti memiliki zat anti Rotavirus.

Dengan memperhatikan hieginitas si kecil, misalnya dengan mencuci bersih semua alat makan dan minum bayi dan balita Anda, dan bagi si kecil Anda yang sudah bisa makan sendiri, pastikan ia sudah cuci tangan sebelum makan. Kuman ini memang sangat mudah menular dari satu anak ke anak lain. Cara penularan yang pertama adalah melalui makanan yang terkontaminasi kuman Rotavirus yang lalu masuk dalam mulut anak, dan yang kedua penularan secara person to person, atau kontak langsung antara penderita dengan yang sehat.

DAFTAR PUSTAKA

 

     http://www.news-medical.net/health/What-is-Gastroenteritis-%28Indonesian%29.aspx

http://riezakirah.wordpress.com/

http://duniaveteriner.com/2009/06/vaksin-rotavirus-cegah-diare-akut/print

http://www.rsiatambak.com/artikel-pilihan/pemeriksaan-kehamilan.htmls

http://mikrobia.files.wordpress.com/2008/05/rotavirus-20031.pdf

http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2011/02/21/rotavirus-diarheae-mekanisme-terjadinya-diare-yang-disebabkan-rotavirus/

http://microbewiki.kenyon.edu/index.php/Rotavirus

http://health.kompas.com/direktori/yourbody/190/Rotavirus

http://medicastore.com/diare/pencegahan_diare.htm

http://medicastore.com/penyakit/3136/Infeksi_Rotavirus.html

 

 

 

 

Tinggalkan komentar »

Makalah Mikrobiologi ” Dermatofitosis”

BAB I

PENDAHULUAN

 A.    LATAR BELAKANG

Jamur yang bisa menyebabkan penyakit pada manusia antara lain adalah dermatofita (dermatophyte, bahasa yunani, yang berarti tumbuhan kulit) dan jamur serupa ragi candida albican, yang menyebabkan terjadinya infeksi jamur superficial pada kulit, rambut, kuku, dan selaput lendir. Jamur lainnya dapat menembus jaringan hidup dan menyebabkan infeksi dibagian dalam. Jamur yang berhasil masuk bisa tetap berada di tempat (misetoma) atau menyebabkan penyakit sistemik (misalnya, histoplasmosis).1

Insidensi mikosis superfisial sangat tinggi di Indonesia karena menyerang masyarakat luas, oleh karena itu akan dibicarakan secara luas. Sebaliknya mikosis profunda jarang terdapat. Yang termasuk ke dalam mikosis superfisial terbagi 2: kelompok dermatofitosis dan non-dermatofitosis. Dermatofitosis ialah penyakit pada jaringan yang mengandung zat tanduk, misalnya stratum korneum pada epidermis, rambut, dan kuku yang disebabkan golongan jamur dermatofita. Penyebabnya adalah dermatofita yang mana golongan jamur ini mempunyai sifat mencerna keratin. Dermatofita termasuk kelas fungi imperfecti yang terbagi dalam genus, yaitu microsporum, trichophyton, dan epidermophyton. Selain sifat keratolitik masih banyak sifat yang sama di antara dermatofita, misalnya sifat faali, taksonomis, antigenik, kebutuhan zat makanan untuk pertumbuhannya, dan penyebab penyakit.

Beberapa penelitian yang pernah dilakukan di Indonesia antara lain: 30% dan pekerja penebang kayu di Palembang dan 11,8% dan pekerja perusahaan kayu lapis menderita dermatitis kontak utama Wijaya (1972) menemukan 23,75% dan pekerja pengelolaan minyak di Sumatera Selatan menderita dermatitis akibat kerja, sementara Raharjo (1982) hanya menemukan 1,82%. Sumamur (1986) memperkirakan bahwa 50-60% dari seluruh penyakit akibat kerja adalah dermatofitosis akibat kerja. Dari data sekunder ini terlihat bahwa dermatofitosis akibat kerja memang mempunyai prevalensi yang cukup tinggi, walaupun jenis dermatofitosisnya tidak sama. Dan angka insidensi dermatofitosis pada tahun 1998 yang tercatat melalui Rumah Sakit Pendidikan Kedokteran di Indonesia sangat bervariasi, dimulai dari persentase terendah sebesar 4,8 % (Surabaya) hingga persentase tertinggi sebesar 82,6 % (Surakarta) dari seluruh kasus dermatomikosis.3

B.     RUMUSAN MASALAH

Adapun rumusan masalah makalah ini yaitu:

  1. Apa definisi dari dermatofitosis?
  2. Bagaimana etiologi dari dermatofitosis?
  3. Apa penyebab dari dermatofitosis?
  4. Bagaimana gejala klinik dari dermatofitosis?
  5. Bagaiman pengobatan dari dermatofitosis?

C.    TUJUAN PENULISAN

  1. 1.      Untuk mengetahui apa definisi dari dermatofitosis?
  2. 2.      Untuk mengetahui bagaimana etiologi dari dermatofitosis?
  3. 3.      Untuk mengetahui apa penyebab dari dermatofitosis?
  4. 4.      Untuk mengetahui bagaimana gejala klinik dari dermatofitosis?
  5. 5.      Untuk mengetahui bagaimana pengobatan dari dermatofitosis?

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A.    DEFINISI

Dermatofitosis adalah penyakit pada jaringan yang mengandung zat tanduk, misalnya stratum korneum pada epidermis, rambut dan kuku yang disebabkan golongan jamur dermatofita (Budimulja, 2005).

Dermatofita dibagi menjadi genera Microsporum, Trichophyton dan Epidermophyton (Madani, 2000). Golongan jamur ini mempunyai sifat mencernakan keratin. Hingga kini dikenal sekitar 40 spesies dermatofita, masing-masing dua spesies Epidermophyton, 17 spesies Microsporum dan 21 spesies Trichophyton (Budimulja, 2005).

Topikal berasal dari bahasa Yunani topikos yang artinya berkaitan dengan daerah permukaan tertentu, seperti anti infeksi topikal yang dioleskan pada daerah tertentu di kulit dan yang hanya mempengaruhi daerah yang dioles tersebut (Dorland, 1996).

B.     ETIOLOGI

Berdasarkan sifat makro dan mikro, dermatofita dibagi menjadi: microsporum, tricopyton, dan epidermophyton.

  1.  Microsporum

Kelompok dermatofita yang bersifat keratofilik, hidup pada tubuh manusia (antropofilik) atau pada hewan (zoofilik). Merupakan bentuk aseksual dari jamur. Terdiri dari 17 spesies, dan yang terbanyak adalah:

SPECIES CLASSIFICATION (NATURAL RESERVOIR)
Microsporum audouinii Anthropophilic
Microsporum canis Zoophilic (Cats and dogs)
Microsporum cooeki Geophilic (also isolated from furs of cats, dogs, and rodents)
Microsporum ferrugineum Anthropophilic
Microsporum gallinae Zoophilic (fowl)
Microsporum gypseum Geophilic (also isolated from fur of rodents)
Microsporum nanum Geophilic and zoophilic (swine)
Microsporum persicolor Zoophilic (vole and field mouse)

Tabel 2.1 Spesies Microsporum.

Koloni mikrosporum adalah glabrous, serbuk halus, seperti wool atau powder. Pertumbuhan pada agar Sabouraud dextrose pada 25°C mungkin melambat atau sedikit cepat dan diameter dari koloni bervariasi 1- 9 cm setelah 7 hari pengeraman. Warna dari koloni bervariasi tergantung pada jenis itu. Mungkin saja putih seperti wol halus yang masih putih atau menguning sampai cinnamon.

  1. Epidermophyton

Jenis Epidermophyton terdiri dari dua jenis; Epidermophyton floccosum dan Epidermophyton stockdaleae. E. stockdaleae dikenal sebagai non-patogenik, sedangkan E. floccosum satu-satunya jenis yang menyebabkan infeksi pada manusia. E. floccosum adalah satu penyebab tersering dermatofitosis pada individu tidak sehat. Menginfeksi kulit (tinea corporis, tinea cruris, tinea pedis) dan kuku (onychomycosis). Infeksi terbatas kepada lapisan korneum kulit luar. koloni E. floccosum tumbuh cepat dan matur dalam 10 hari. Diikuti inkubasi pada suhu 25° C pada agar potato-dextrose, koloni kuning kecoklat-coklatan

  1.  Tricophyton

Trichophyton adalah suatu dermatofita yang hidup di tanah, binatang atau manusia. Berdasarkan tempat tinggal terdiri atas anthropophilic, zoophilic, dan geophilic. Trichophyton concentricum adalah endemic pulau Pacifik, Bagian tenggara Asia, dan Amerika Pusat. Trichophyton adalah satu penyebab infeksi pada rambut, kulit, dan kuku pada manusia.

NATURAL HABITATS OF TRICHOPHYTON SPECIES
Species Natural Reservoir
Ajelloi Geophilic
Concentricum Anthropophilic
Equinum zoophilic (horse)
Erinacei zoophilic (hedgehog)
Flavescens geophilic (feathers)
Gloriae Geophilic
Interdigitale Anthropophilic
Megnini Anthropophilic
Mentagrophytes zoophilic (rodents, rabbit) / anthropophilic
Phaseoliforme Geophilic
Rubrum Anthropophilic
Schoenleinii Anthropophilic
Simii zoophilic (monkey, fowl)
Soudanense Anthropophilic
Terrestre Geophilic
Tonsurans Anthropophilic
Vanbreuseghemii Geophilic
Verrucosum zoophilic (cattle, horse)
Violaceum Anthropophilic
Yaoundei anthropophilic

Tabel 2.2 Spesies Trichophyton.

C.    PENYEBAB

Indonesia termasuk wilayah yang baik untuk pertumbuhan jamur, sehingga dapat ditemukan hampir di semua tempat. Menurut Adiguna MS, insidensi penyakit jamur yang terjadi di berbagai rumah sakit pendidikan di Indonesia bervariasi antara 2,93%-27,6%. Meskipun angka ini tidak menggambarkan populasi umum.

Dermatomikosis atau mikosis superfisialis cukup banyak diderita penduduk negara tropis. Di Indonesia angka yang tepat, berapa sesungguhnya insiden dermatomikosis belum ada. Di Denpasar, golongan penyakit ini menempati urutan kedua setelah dermatitis. Angka insiden tersebut diperkirakan kurang lebih sama dengan di kota-kota besar Indonesia lainnya. Di daerah pedalaman angka ini mungkin akan meningkat dengan variasi penyakit yang berbeda.

Jenis organisme penyebab dermatomikosis yang berhasil dibiakkan pada beberapa rumah sakit tersebut yakni: T.rubrum, T.mentagrophytes, M.canis, M.gypseum, M.tonsurans, E.floccosum, Candida albicans, C.parapsilosis, C.guilliermondii, Penicillium, dan Scopulariopsis. Menurut Rippon tahun 1974 ada 37 spesies dermatofita yang menyebabkan penyakit di dunia.

Frekuensi infeksi pada spesies tertentu antara lain:

  1. Sekitar 58% dermatofita yang terisolasi adalah trichophyton rubrum
  2. 27% Trichophyton mentagrophytes
  3. 7% Trichophyton verrucosum
  4. 3% Trichophyton tonsurans
  5. Kecil dari 1 % yang terisolasi: Epidermophyton floccosum, Microsporum audouinii, Microsporum canis, Microsporum equinum, Microsporum nanum, Microsporum versicolor, Trichophyton equinum, Trichophyton kanei, Trichophyton raubitschekii, and Trichophyton violaceum.
  1. D.    GEJALA KLINIK

Dermatofitosis pada kulit kepala dan rambut ini umumnya menyerang anak prapubertas. Jamur menyerang stratum korneum dan masuk ke folikel rambut yang selanjutnya akan menyerang bagian luar atau sampai ke bagian dalam rambut, bergantung pada spesiesnya.

Satu jenis dermatofita dapat menghasilkan bentuk klinis yang berbeda,   tergantung letak lokasi anatominya

1.      Tinea Kapitis

    1. Grey patch ringworm

Bentuk ini terutama disebabkan oleh Microsporum audouinii (Mulyono, 1986). Bentuk ini ditemukan pada anak-anak dan biasanya dimulai dengan timbulnya papula merah kecil di sekitar folikel rambut. Papula ini kemudian melebar dan membentuk bercak pucat karena adanya sisik. Penderita mengeluh gatal, warna rambut menjadi abu-abu, tidak berkilat lagi. Rambut menjadi mudah patah dan juga mudah terlepas dari akarnya. Pada daerah yang terserang oleh jamur terbentuk alopesia setempat dan terlihat sebagai grey patch. Bercak abu-abu ini sulit terlihat batas-batasnya dengan pasti bila tidak menggunakan lampu Wood. Pemeriksaan dengan lampu Wood memberikan fluoresensi kehijau-hijauan sehingga batas-batas yang sakit dapat terlihat jelas.

Gambar 1. Grey Patch Ringworm (Sumber : Kao, 2005)

  1. Kerion

Merupakan tinea kapitis yang terutama disebabkan oleh Microsporum canis (Mulyono, 1986). Bentuk yang disertai dengan reaksi peradangan yang hebat. Lesi berupa pembengkakan menyerupai sarang lebah, dengan sebukan radang di sekitarnya. Kelainan ini menimbulkan jaringan parut yang menetap.

BAB III

PENUTUP

  A.   KESIMPULAN

  1. Dermatofitosis adalah penyakit pada jaringan yang mengandung zat tanduk yang disebabkan oleh jamur dari genus Microsporum, Trichophyton dan Epidermophyton. Satu jenis dermatofita dapat menghasilkan bentuk klinis yang berbeda dan tergantung letak lokasi anatominya.
  2. Dermatofitosis meliputi tinea kapitis, tinea favosa, tinea korporis, tinea imbrikata, tinea kruris, tinea manus, tinea pedis dan tinea unguium.
  3. Pengobatan topikal harus disesuaikan kondisi penyakit kulitnya yang meliputi akut, subakut dan kronik karena setiap obat topikal terdiri dari bahan dasar (vehikulum) dan bahan aktif yang berbeda-beda indikasinya. Bahan aktif pada obat topikal antijamur memiliki manfaat fungisid dan fungistatis berdasarkan besarnya konsentrasi, selain itu juga ada yang memiliki sifat keratolitik dan antibakteri.
  4. Bahan aktif yang terdapat pada pengobatan jamur dermatofita meliputi bahan kimia antiseptik (seperti Cestallani paint atau solusio carbol fuchsin), bahan keratolitik (seperti asam salisilat yang terkandung dalam salep Whitefield), golongan allilamin (seperti naftitin dan terbinafin), golongan benzilamin (butenafin), golongan imidazol (seperti mikonazol, klotrimazol, ketokonazol, ekonazol, oksikonazol, sulkonazol, sertakonazol dan bifonazol) dan golongan lainnya (seperti siklopiroks, tolnaftat dan haloprogin).

B.   SARAN

Dengan melihat kenyataan yang ada dikalangan masyarakat yang sering terkena penyakit ini yaitu masyarakat yang pekerjaannya berkontak langsung dari matahari (panas). Kami menyampaikan menyampaikan beberapa saran yang mungkin dapat mencegah atau mengobati penyakit ini:

  1. Pada masyarakat yang sudah terkena segeralah berobat dan jangan menularkan penyakit sekalipun dengan sengaja.
  2. Apabila masyarakat sudah merasakan gatal-gatal segerah mungkin berikan obat anti gatal atau langsung periksakan kedokter
Tinggalkan komentar »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.